Rabu
29 Juli 2026 | 12 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Langkah Jokowi agar Menterinya Tak Korup

Jokowi di ITC

Jokowi di ITCJAKARTA — Sejumlah langkah disiapkan presiden terpilih Joko Widodo agar menteri kabinetnya mendatang tidak korupsi. Pemerintahan Jokowi-JK juga akan memperbaiki sistem dan menutup ruang-ruang yang bisa jadi peluang terjadinya korupsi.

“Sistemnya harus diperbaiki, dan orang harus mengikuti sistem. Ruang-ruang untuk berbuat menyimpang itu harus menutup,” ujar Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Untuk mempersempit ruang korupsi, langkah yang akan diambil Jokowi-JK yakni menyiapkan sistem pengelolaan keuangan pemerintahan secara elektronik, sebagaimana yang sudah diterapkan di Pemprov DKI Jakarta. Yakni e-budgeting, e-purchasing, e-catalog, e-audit, dan pajak online.

“Itu semua mengurangi peluang orang untuk korupsi,” jelas Jokowi.

Langkah kedua, mendukung penegakan hukum yang tanpa pandang bulu. Dia mengapresiasi kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Ketiga, menyeleksi calon menteri dengan ketat. Seperti yang dilakukan Tim Transisi, pihaknya melihat rekam jejak, menguji integritas, hingga menggali harta kekayaan yang bersangkutan melalui KPK dan PPATK.

Langkah terakhir, meyakinkan bahwa orang yang ditunjuk sebagai menteri tidak merangkap jabatan di struktural partai politik.

Meski keempat langkah itu sudah dilakukan, kata Jokowi, itu semua juga belum menjamin tidak akan terjadi korupsi di kabinetnya. “Misalnya, sekarang kamu baik banget, tapi karena sering digoda jadinya ndak baik. Oleh sebab itu, sistemnya harus dibuat benar untuk meminimalisir,” ucapnya.

Sementara, Tim Transisi Jokowi-JK akan mengantisipasi calon menteri yang masuk dalam Kabinet Jokowi-JK mendatang tidak bermasalah, atau tidak menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat.

“Diperlukan keteguhan moral, sistem. Karakter saja tidak cukup, diperlukan sistem mencegah berbagai upaya koruptif,” kata Deputi Transisi Jokowi-JK Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Kantor Transisi.

Salah satu penangkal perilaku korup, Tim Transisi memperketat kriteria calon menteri, memaksa semua transaksi harus melalui bank, sampai memeriksa rekam jejak transaksi keuangan sang kandidat sejak awal karirnya.

Wasekjen PDI Perjuangan ini menambahkan, Tim Transisi juga sempat menerima usulan untuk membentuk tim pemberantasan korupsi yang sifatnya lebih rahasia dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Pasti menteri-menteri yang ditetapkan Pak Jokowi harus melalui tahapan check and clearence dan tentu saja akan dilakukan Pak Jokowi,” terang Hasto. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Genjot Konsolidasi hingga Desa Hadapi Pemilu 2029

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mempercepat konsolidasi organisasi hingga tingkat ...
KABAR CABANG

Kukuhkan Pengurus Ranting, Doding Rahmadi Ingatkan Kader PDIP Jangan Lupakan Sejarah

TRENGGALEK – Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengingatkan kader partai agar ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Beri Catatan Pertanggungjawaban APBD 2025, SiLPA Tinggi PAD Belum Optimal

MAGETAN – DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan terhadap Rancangan ...
KABAR CABANG

DPC Nganjuk Gelar Khataman dan Sarasehan Peringati 30 Tahun Kudatuli

NGANJUK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menggelar rangkaian kegiatan doa bersama ...
KRONIK

Sambut Hari Kemerdekaan, Suwito Gotong Royong Bersama Masyarakat Arosbaya Cat Pembatas Jalan

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Agus Suwito, menegaskan pentingnya gotong royong dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Lomba SWK, Dorong Pengelolaan Kuliner Lebih Profesional dan Transparan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan lomba SWK untuk mendorong pengelolaan yang lebih profesional, transparan, ...