Jumat
24 Juli 2026 | 3 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Alasan Risma Makin Getol Ajak Masyarakat Pilih No 2

pdip-jatim-risma-kampanyekan-gusti1

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini makin intensif mengampanyekan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno dan mengajak warga Surabaya memilih pasangan nomor urut 2 tersebut.

Menurut Risma, program Gus Ipul-Mbak Puti sangat berpihak pada rakyat, terutama mengenai pembangunan yang mampu meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang ekonomi.

Disamping itu, keduanya merupakan sosok pemimpin yang mengerti, peduli terhadap rakyat dan amanah. Terutama mengenai program pendidikan gratis untuk SMA/SMK di Jawa Timur.

Wali kota segudang prestasi itu menjelaskan, pengelolaan SMA/SMK saat ini dalam kendali pemerintah provinsi, tidak lagi di bawah pemerintah kabupaten/kota.

Seiring dengan pengelolaan oleh provinsi itu, SMA/SMK pun kembali berbayar. Padahal, bertahun-tahun warga Surabaya menikmati pendidikan gratis.

“Banyak yang mengeluh, Bu Risma ini kok SMA/SMK nggak lagi gratis. Alhamdulillah, sudah ketemu Gus Ipul dan Mbak Puti, mereka berdua sudah tanda tangan kontrak menggratiskan kembali SMA/SMK,” kata Risma, saat bertemu warga dan relawan peduli lingkungan ‘Kabeh Seduluran’ di Kecamatan Lakarsantri, kemarin.

“Nanti bisa kerja sama dengan Pemkot Surabaya untuk pembiayaannya. Gus Ipul, Mbak Puti, dan saya kerja bareng demi kebahagiaan warga Surabaya. Jadi intinya, rek, kalau ingin SMA/SMK gratis lagi ya pilihan paling pas cuma Gus Ipul Mbak Puti,” ujarnya.

Risma juga menyampaikan pentingnya komitmen dalam jiwa seorang pemimpin. Komitmen berarti senantiasa menepati janji dan menempatkan rakyat di atas kepentingan pribadi.

Dia menceritakan, pernah diminta calon gubernur Jatim nomor urut 1 untuk mendatangkan ribuan ibu pengajian saat Risma berkampanye sebagai calon wali kota periode kedua.

“Ibu calon nomor 1 minta saya datangkan 8 ribu. Dan saya datangkan 12 ribu orang. Tapi beliau tidak datang dan tidak bisa dihubungi,” kata Risma.

“Lalu tiba-tiba saya ditanyai pendukung nomor urut 1, ditanya Bu Risma mau nyalon gubernur? Saya jawab, tidak. Mereka bilang, kalau gitu dukung Bu Khofifah saja, Bu Risma. Tidak bisa dipercaya kan,” ungkap Risma.

Risma juga menyoroti gaya kepemimpinan calon wakil gubernur nomor urut 1 yang dianggap tidak mempunyai komitmen pada warga.

“Trenggalek itu sering longsor, saya kirim petugas untuk bantu. Sekarang ditinggal, padahal belum setengah jalan, ngejar jabatan lain. Satu periode saja, saya belum bisa mengerjakan semuanya, makanya sekarang saya kejar di periode kedua di Surabaya. Semoga sebelum waktu saya habis, bisa selesai dan warga bisa makmur,” ungkap dia.

Dengan kejadian ini, Risma mengingatkan warga agar memilih pemimpin berkomitmen. “Kita butuh pemimpin yang komitmen, di situ pemimpin yang mau belajar, kita tidak perlu yang keminter (sok pintar). Kalau pemimpin yang mekedel (bergaya saja) susah,” ujar Risma. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...