Sabtu
31 Oktober 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

HUT Kemerdekaan RI, Bupati Sugiri Serahkan Remisi ke Ratusan Napi di Ponorogo

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-17082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyerahkan remisi secara simbolis di Rutan Kelas IIB Ponorogo, Sabtu (17/8/2024).

PONOROGO – Sebanyak 188 warga binaan di Rutan Kelas IIB Ponorogo mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Remisi tersebut diberikan kepada warga binaan atau narapidana yang telah memenuhi syarat dan menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyerahkan remisi secara simbolis di Rutan Kelas IIB Ponorogo, Sabtu (17/8/2024).

Sugiri mengatakan, pemberian remisi merupakan bentuk kemerdekaan bagi para warga binaan. Entah itu langsung bebas, mendapatkan potongan hukuman, maupun masih harus menyelesaikan subsider (pengganti).

“Mudah-mudahan merdeka ini bermakna. Bukan untuk kita saja, tapi semuanya,
termasuk napi,” kata Sugiri.

Menurut Sugiri, rutan yang dihuni oleh warga binaan jangan dianggap sebagai penjara, namun sebagai candradimuka penggemblengan agar menjadi manusia yang ‘matang’ jika sudah bebas.

“Saya umpamakan, kalau di penjara jangan dianggap penjara. Kita anggap seperti belajar di sebuah pesantren seperti di sebuah candradimuka. Sebuah alat untuk menggembleng manusia biar utuh biar kuat, sakti, taubat. Itu prinsipnya,” jelasnya.

Dengan begitu, politisi PDI Perjuangan itu berharap untuk napi yang telah bebas dapat berperilaku lebih baik di lingkungan masyarakat.

“Introspeksi bersama-sama. Ibadah yang baik dan kembali ke masyarakat menjadi warga negara yang baik,” tuturnya.

Di sisi lain, Sugiri juga mengupayakan mengadakan pelatihan keterampilan untuk para napi. “Ada seni reog yang tampil luar biasa. Kami salut biar kemudian kita berikan sesuatu,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Agus Imam Taufik, mengungkapkan bahwa 188 napi yang mendapatkan remisi terdiri atas 181 laki-laki dan 7 perempuan. Lima di antaranya mendapatkan remisi umum II dan langsung bebas saat itu juga.

“Yang hari ini mendapatkan remisi umum II ada 5 orang laki-laki. Langsung bebas saat ini,” ujar Imam.

Sementara sisanya mendapatkan besaran remisi yang bervariatif dari 1 bulan, 2 bulan, sampai 5 bulan. Dengan kasus yang beragam mulai dari curanmor, asusila, hingga narkoba.

“Semuanya dapat hak sepanjang memenuhi persyaratan administratif dan subtantif,” lanjutnya.

Sedangkan yang belum mendapatkan remisi belum memenuhi persyaratan maupun melakukan pelanggaran.

“Sisanya ada beberapa yang memang belum diusulkan karena statusnya masih tahanan, ada sekitar 54 orang. Ada beberapa lagi yang memang tidak bisa diusulkan karena terkendala persyaratan. Mereka melakukan pelanggaran yang tercatat dalam register F,” terangnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...