Sabtu
05 September 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hadiri HUT Ke-53 PDI Perjuangan, Ketua PD Muhammadiyah Magetan Beri Kado Buku

IMG-20260112-WA0011_copy_878x564

MAGETAN – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Magetan, Samsul Hidayat menghadiri rangkaian acara hari Ulang Tahun ke 53 PDI Perjuangan. Dalam kegiatan tersebut Ketua PD Muhammadiyah ini mengisahkan adanya hubungan baik antara Muhammadiyah dengan PDI Perjuangan.

“Awal mula kedekatan itu terjadi saat KH Ahmad Dahlan berkunjung ke rumah HOS Cokroaminoto di Jalan Peneleh Gg VII/29-31 Surabaya,” kata Samsul Hidayat.

Bung Karno sangat mengagumi sosok Kyai Dahlan. Di rumah itu, Bung Karno bertemu dan berdiskusi dengan Kyai Dahlan tentang kondisi bangsa. Bung Karno kagum dengan pemikiran visioner terhadap dunia pendidikan dan sosial Kyai Dahlan.

Bung Karno melihat adanya kesamaan pemikiran dan gagasan Kyai Dahlan. Bagi Bung Karno, Kyai Dahlan merupakan sosok visioner yang membawa nilai Islam yang lebih berkemanjuan dalam segi pendidikan.

Berdasarkan kedekatan sejarah itulah menjadi dasar bagi pria alumni pasca sarjana Universitas Muhammadiyah Malang menghadiri undangan DPC PDI Perjuangan Magetan.

“Saat menerima undangan, saya sempatkan untuk hadir, Hal ini sebagai usaha menjaga sinergisitas dan silaturahim sebagai sama-sama asset bangsa, “ lanjut Samsul Hidayat.

Ketua PDM Magetan menghadiahkan kado spesial berupa buku Sejarah Muhammadiyah Magetan, Sang Surya dari Timur Lawu: Euforia Muhammadiyah Magetan dari Era Reformasi.

Buku ini disusun selama dua tahun mulai tahun 2020-2022. Berisi lengkap sejarah Muhammadiyah Magetan mulai tahun 1940 sampai setelah periode reformasi. Termasuk sejarah cabang dan organisasi otono (ortom).

“Semoga buku ini menjadi penyambung ikatan antara Muhammadiyah dengan PDI Perjuangan Magetan dalam menjaga NKRI khususnya kondusifitas Kabupaten Magetan yang aman, tenteram, maju dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Joko Suyono, S.Sos meyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah Magetan yang memberikan kado spesial di HUT ke 53 PDI Perjuangan.

Ini sekaligus sebagai simbol kedekatan PDI Perjuangan dengan ormas Islam salah satunya Muhamadiyah.

“Kedekatan Bung Karno dengan kelompok Islam, salah satunya dengan Muhammadiyah karena adanya kesamaan pandangan mengenai kesejahteraan masyarakat dan tujuan dalam membela orang-orang lemah,” ucap Joko Suyono.

Dijelaskan Muhammadiyah dan PDI Perjuangan ini dipertemukan dalam satu concern yang sama pembelaan kepada kaum lemah/rakyat kecil.

“Dan kita dipertemukan oleh sosok yang sama yaitu Bung Karno sebagai seorang kader yang sangat berkelanjutan dalam pemikiran-pemikiran ke- Islamannya dan seorang pejuang bangsa yang tidak pernah kita ragukan sebagaimana kecintaannya kepada tanah air kita Indonesia,” pungkasnya.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...