TULUNGAGUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan aspirasi para kepala desa pegiat wisata yang tergabung dalam Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi).
Hal tersebut dia sampaikan di sela acara halalbihalal dan sarasehan bersama Asidewi di Kabupaten Tulungagung, Senin (9/5/2022).
“Tujuan diadakannya Halal Bihalal ini, ingin menjaga silaturahmi dengan seluruh anggota Asidewi dan masyarakat. Sekaligus memberikan support agar gagasan Desa Wisata kembali pulih dan berkembang lebih pesat di Tulungagung,” kata Guntur Wahono.
Legislator asal Dapil VIII Jawa Timur (Kabupaten Tulungagung, Blitar, Kota Blitar) ini menerangkan bahwa cita-cita mewujudkan desa wisata di seluruh daerah Tulungagung harus didukung seluruh elemen masyarakat tanpa terkcuali.
Menurutnya, keberhasilan desa wisata akan membawa berbagai manfaat di kabupaten yang memiliki ciri khas marmernya.
“Semoga ke depannya muncul desa wisata baru terutama di Kabupaten Tulungagung dan desa-desa pegiat wisata yang sudah ada bisa berinovasi menjadi lebih baik lagi,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan Jawa Timur ini menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang sengaja ataupun tidak disengaja .
“Mudah-mudahan dengan saling memaafkan di halal bihalal ini, hilanglah seluruh beban kemanusiaan kita dan kita bisa menyambut masa depan desa wisata dengan penuh senyuman dan kebahagiaan. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Taqobalallohu mina waminkum. Minal ‘aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Asidewi Tulungagung, Anang Musthofa mengatakan bahwa tujuan halal biahalal ini juga untuk memompa semangat melanjutkan perjuangan membangun desa wisata.
“Kita menggelar halal bihalal dengan sederhana untuk memulai kembali aktivitas membangun desa wisata terutama di Kabupaten Tulungagung,” ujar Agung Musthofa. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











