Minggu
26 Juli 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP: Butuh Kajian Mendalam Rencana untuk Penutupan Minimarket demi Kopdes 

pdip jatim 260224 dolfie

JAKARTA – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) mengklarifikasi isu yang beredar bahwa DPR RI telah menyetujui rencana Pemerintah untuk menutup ritel modern atau minimarket demi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Wacana penutupan minimarket muncul karena dianggap sebagai saingan Kopdes.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI, Dolfie O.F.P sebagai respons atas beredarnya isu yang menyebut DPR telah menyetujui usulan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto untuk menghentikan ekspansi minimarket demi Koperasi Desa. Termasuk adanya narasi salah yang mengatakan Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyetujui rencana itu.

“Tidak terdapat pernyataan resmi dari Ketua DPR RI terkait isu penghentian atau pembatasan ekspansi minimarket di desa sebagaimana yang berkembang di ruang publik,” kata Dolfie O.F.P, Senin (23/2/2026).

Baca juga: DPR Tidak Pernah Putuskan Penutupan Ritel Modern, Said Abdullah: Kewenangan Ada pada Pemerintah

Dolfie menjelaskan, isu yang beredar merupakan bagian dari dinamika pembahasan dalam rapat kerja di Komisi V DPR RI dengan Mendes PDT Yandri Susanto beberapa waktu lalu. Komisi V DPR pun disebut baru memberikan respons lisan atas isu yang disampaikan Mendes PDT Yandri.

Rapat yang dimaksud sebenarnya berlangsung pada November 2025 lalu di mana saat itu Mendes PDT menyebut keberadaan minimarket yang sudah merajalela harus disetop demi kelancaran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Dolfie menegaskan bahwa kalaupun ada respons dari anggota dewan, hal itu belum merupakan keputusan rapat kerja Komisi V DPR RI.

“Substansi yang beredar merupakan bagian dari dinamika pembahasan di Komisi V DPR RI, dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi,” terang Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini.

“Bahkan hal tersebut belum merupakan keputusan rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Kementerian Desa,” lanjut Dolfie.

Dolfie mengatakan, F-PDIP selalu mengedepankan kajian mendalam terhadap kebijakan strategis yang menyangkut kepentingan usaha, program pemerintah, dan hajat hidup rakyat. Termasuk dalam hal penutupan minimarket demi Koperasi Desa Merah Putih.

“Fraksi PDI Perjuangan berpandangan bahwa setiap kebijakan strategis yang berdampak pada pelaku usaha, koperasi desa, dan masyarakat luas harus disertai kajian yang komprehensif dan berbasis data,” paparnya.

F-PDIP juga menegaskan kebijakan harus dibahas secara mendalam di komisi terkait sesuai mekanisme yang berlaku.

“Serta mempertimbangkan secara menyeluruh aspek regulasi, ekonomi, sosial, dan keberlanjutan usaha,” pungkas Dolfie. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PDIP Jatim Buka Ruang Dialog Mahasiswa, Perkuat Fungsi Kontrol terhadap Pemerintah

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang dialog bagi gerakan mahasiswa untuk memperkuat fungsi kontrol terhadap ...
KABAR CABANG

Doding Rahmadi Targetkan PDI Perjuangan Tambah Kursi DPRD dari Dapil 3 Trenggalek pada 2029

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi menargetkan penambahan kursi DPRD dari Dapil 3 pada Pemilu ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Malang Raya Siap Perbanyak Ruang Dialog untuk Generasi Muda

MALANG – DPC PDI Perjuangan di Malang Raya berkomitmen memperbanyak ruang dialog bersama generasi muda usai ...
LEGISLATIF

Gedung yang Belum Rampung, Harapan yang Tak Pernah Mangkrak

KEDIRI – Di sudut Kelurahan Ringinanom, Kota Kediri, berdiri sebuah bangunan yang tak lagi asing bagi warga. ...
KRONIK

Tempati Kantor Sementara, PDI Perjuangan Jatim Gelar Khataman Quran

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menempati kantor sekretariat ke gedung baru dengan menggelar khataman ...
RUANG MERAH

Kudatuli, Reformasi, dan Perang Melawan Lupa

Oleh: Didik Prasetiyono* “Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa.” KALIMAT ...