Minggu
13 September 2026 | 6 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi DPRD Kabupaten Probolinggo Dukung Pembukaan Terbatas Tempat Wisata

pdip-jatim-legislatif-kabupaten-probolinggo-270621-edi-susanto

KABUPATEN PROBOLINGGO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Probolinggo mendukung langkah pemerintah kabupaten yang mengizinkan pembukaan terbatas sejumlah tempat wisata. Meski secara terbatas, setidaknya menjadi angin segar bagi pelaku usaha di bidang pariwisata.

“Ini tentu dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di sekitar tempat wisata dan meningkatkan sektor lainnya seperti agen perjalanan dan lainnya,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Edy Susanto, Kamis (9/9/2021).

Betapa tidak, selama pandemi berlangsung, pariwisata menjadi salah satu sektor yang terpukul. Naik turun kasus Covid-19 membawa konsekuensi diberlakukannya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Buka tutup tempat wisata mengakibatkan dampak susulan menurunnya penghasilan pelaku-pelaku usaha di bidang pariwisata.  

Terpuruknya sektor pariwisata tercermin dari capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo dari sektor ini. Hingga pertengahan tahun, Juni 2021, capaian PAD sebesar Rp 437 juta dari target Rp 1,3 miliar pada semester awal atau target total Rp 2,6 miliar selama tahun 2021.

Meski ada angin segar untuk perlahan memulihkan sektor wisata, Edy Susanto berharap kepada pemerintah maupun masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Tapi jangan lupa prokes tetap harus dijalankan dengan ketat untuk menghindari klaster baru,” jelas Eddy yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo.

Untuk diketahui, Pemkab Probolinggo melalui Plt Bupati Timbul Prihanjoko memastikan sejumlah destinasi wisata kembali dibuka. Pembukaan tersebut seiring turunnya level PPKM di Kabupaten Probolinggo menjadi level 2.

Menurut Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko, pembukaan tempat wisata tetap harus sesuai dengan ketentuan dan persyaratan PPKM Level 2. Yakni, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas area wisata.

“Dengan dibukanya destinasi wisata ini, saya minta masyarakat jangan terlalu euforia. Meski bisa dikunjungi, namun bukan berarti tanpa kontrol,” tegasnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Andri Wahyudi Dorong Indikator Pencegahan Kekeringan dan Karhutla Berbasis Risiko

PROBOLINGGO — Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Andri Wahyudi mengusulkan agar daerah yang berulang kali ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: BUMD Jangan Sekadar Untung, Modal Daerah Harus Menghasilkan  

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mengubah cara melihat ...
LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...