Minggu
01 November 2026 | 9 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Malang Akomodir Tuntutan Aksi Demo BBM dan Langsung Diteruskan ke Pusat

pdip-jatim-220910-demo-bbm-malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya sudah menampung tuntutan dari mahasiswa mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pihaknya juga berkomunikasi dan menyampaikan tuntutan aksi ke DPR RI.

Made menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir pihaknya sudah menerima banyak tuntutan dari elemen mahasiswa soal kenaikan harga BBM.

“Memang beberapa aspirasi yang diterima dewan sejak 3 September setelah pengumuman kenaikan BBM, tidak ada satupun yang menerima kenaikan tersebut,” beber I Made Riandiana Kartika di Kota Malang, Sabtu (10/9/2022).

Dalam aksi berbagai elemen tersebut, dia dan pimpinan DPRD Kota Malang menemui dan menampung aspirasi mereka.

Seperti pada Kamis (8/9/2022), Made menemui massa aksi yang berasal dari BEM Malang Raya. Sebagaimana aksi sebelumnya, mereka mengusung tuntutan menolak kenaikan harga BBM.

Seluruh tuntutan dan aspirasi tersebut, lanjut Made, disampaikan ke pusat apa adanya. Tidak hanya itu, sebutnya, enam fraksi DPRD Kota Malang telah menyepakati agar kenaikan harga BBM segera ditunda karena merugikan pihak, khususnya masyarakat kecil.

“Kami 6 fraksi DPRD Kota Malang sudah menerima aspirasi itu serta meneruskan langsung kepada sekretariat jenderal DPR RI secara resmi melalui fax yang saya tandatangani sendiri, untuk aspirasi tersebut diteruskan ke masing-masing fraksi yang ada di DPR RI,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, dalam tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa, DPRD Kota Malang berusaha mengakomodir seluruh tuntutan.

Meski demikian, terang Made, ada hal kontradiktif yang disampaikan, di mana mereka menolak kenaikan harga BBM tapi juga minta untuk pengelolan subsidi yang tepat sasaran.

DPRD Kota Malang, sebutnya, sangat sepakat terkait pengelolaan subsidi agar tepat sasaran. Pihaknya juga telah melakukan langkah dengan melakukan hearing bersama masing-masing OPD.

“Terutama untuk melihat OPD mana saja yang bisa mengelola pengalihan anggaran APBD Kota Malang yang nilainya naik dari Rp 7 miliar menjadi Rp 10 miliar untuk program jaring pengaman sosial bagi masyarakat,” pungkas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...