Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Kota Malang Akomodir Tuntutan Aksi Demo BBM dan Langsung Diteruskan ke Pusat

pdip-jatim-220910-demo-bbm-malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mengatakan, pihaknya sudah menampung tuntutan dari mahasiswa mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pihaknya juga berkomunikasi dan menyampaikan tuntutan aksi ke DPR RI.

Made menyebutkan, dalam beberapa hari terakhir pihaknya sudah menerima banyak tuntutan dari elemen mahasiswa soal kenaikan harga BBM.

“Memang beberapa aspirasi yang diterima dewan sejak 3 September setelah pengumuman kenaikan BBM, tidak ada satupun yang menerima kenaikan tersebut,” beber I Made Riandiana Kartika di Kota Malang, Sabtu (10/9/2022).

Dalam aksi berbagai elemen tersebut, dia dan pimpinan DPRD Kota Malang menemui dan menampung aspirasi mereka.

Seperti pada Kamis (8/9/2022), Made menemui massa aksi yang berasal dari BEM Malang Raya. Sebagaimana aksi sebelumnya, mereka mengusung tuntutan menolak kenaikan harga BBM.

Seluruh tuntutan dan aspirasi tersebut, lanjut Made, disampaikan ke pusat apa adanya. Tidak hanya itu, sebutnya, enam fraksi DPRD Kota Malang telah menyepakati agar kenaikan harga BBM segera ditunda karena merugikan pihak, khususnya masyarakat kecil.

“Kami 6 fraksi DPRD Kota Malang sudah menerima aspirasi itu serta meneruskan langsung kepada sekretariat jenderal DPR RI secara resmi melalui fax yang saya tandatangani sendiri, untuk aspirasi tersebut diteruskan ke masing-masing fraksi yang ada di DPR RI,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, dalam tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa, DPRD Kota Malang berusaha mengakomodir seluruh tuntutan.

Meski demikian, terang Made, ada hal kontradiktif yang disampaikan, di mana mereka menolak kenaikan harga BBM tapi juga minta untuk pengelolan subsidi yang tepat sasaran.

DPRD Kota Malang, sebutnya, sangat sepakat terkait pengelolaan subsidi agar tepat sasaran. Pihaknya juga telah melakukan langkah dengan melakukan hearing bersama masing-masing OPD.

“Terutama untuk melihat OPD mana saja yang bisa mengelola pengalihan anggaran APBD Kota Malang yang nilainya naik dari Rp 7 miliar menjadi Rp 10 miliar untuk program jaring pengaman sosial bagi masyarakat,” pungkas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Dorong Standar Ketat Penyelenggaraan Event Olahraga

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta pemerintah daerah dan penyelenggara memperketat ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Ingatkan Anggota Dewan Jaga Integritas dan Marwah Lembaga

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengingatkan seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, ...
KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...
HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...