Minggu
05 Juli 2026 | 3 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPD Jatim Petakan 8 Strategi Hadapi Bencana, Segera Bentuk Masyarakat Peduli Bencana

PDIP-Jatim Sri Untari 27062025

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jatim akan segera membentuk “masyarakat peduli bencana” di 38 kabupaten/kota se-Jatim.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno, mengatakan bahwa hal itu sebagai tindak lanjut atas arahan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, pada Rakorbid, Jumat (27/6/2025).

“Alhamdulillah, Bu Risma meminta kita laksanakan rakor agar kejadian bencana alam kita semua punya kewaspadaan dan kesiapan,” ujarnya dalam sambutan Rakorbid Penanggulangan bencana di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim.

Pembentukan masyarakat peduli bencana, lanjutnya, menjadi salah satu dari 8 langkah yang akan dilakukan. Hal tersebut akan dikonsolidasikan lewat Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) didampingi seluruh lini badan partai, legislatif dan eksekutif tiap wilayah.

Di antaranya, rapat koordinasi Baguna yang wajib melibatkan legislatif maupun eksekutif di wilayah tersebut, memetakan infrastruktur dan kebutuhan terkait kebencanaan, melakukan pelatihan kebencanaan bersama tim ahli, hingga membentuk masyarakat peduli bencana yang dibagi sesuai peta bencananya.

“Semoga koordinasi ini jadi awal mengaktifkan kembali seluruh Baguna kita di Jatim. Kita beri waktu 3 bulan membentuk masyarakat peduli bencana,” tuturnya.

Menurutnya, kelompok masyarakat merupakan kunci keberhasilan suatu daerah mengantisipasi dan minimalisir resiko terburuk saat bencana.

“Untuk potensi tsunami mulai Pacitan, Malang, Blitar, Banyuwangi didahulukan. Untuk gunung meletus, Banyuwangi, Lumajang, Kediri, terakhir dilakukan pelatihan kebencanaan oleh DPD dan DPP PDI Perjuangan di masing masing cabang kalau masyarakat peduli bencana sudah terbentuk,” jelasnya.

Sebagai partainya wong cilik, PDI Perjuangan terus berkomitmen semaksimal mungkin hadir membersamai rakyat. Memperjuangkan hak rakyat dan melindungi mereka dari segala bencana yang ada.

“Jatim adalah provinsi dengan pusat bencana yang kompleks. Angin puting beliung, longsor, tanah gerak, banjir, kebakaran hutan,” terangnya.

“Buatlah masyarakat peduli bencana di tiap desa tiap cabang libatkan masyarakat,” anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Buka PKD GP Ansor Brondong, Wabup Dirham Sampaikan Pentingnya Sinergi dalam Pembangunan Daerah

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, mengajak seluruh kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor di ...
LEGISLATIF

Rakyat Lamongan Menagih Janji Pemerintah untuk Mengatasi Banjir di Kawasan Bengawan Jero

LAMONGAN – Persoalan banjir menahun di kawasan Bengawan Jero masih menjadi sorotan tajam. Masyarakat di wilayah ...
KABAR CABANG

Rakorcab, DPC Bojonegoro Targetkan 30 Persen Kuota Perempuan dan Gen Z di Tingkat Ranting

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat mesin partai hingga ...
SEMENTARA ITU...

Kirab Pusaka Hari Jadi Ngawi ke-668, Pemkab Perkenalkan Keris Kanjeng Kiai Parikesit

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar kirab pusaka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ...
KRONIK

Peringatan 99 Tahun PNI, Hasto Kristiyanto Serukan Kader Banteng Jaga Demokrasi dan Rawat Jati Diri

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan pesan ideologis yang mendalam dalam rangka ...
KRONIK

Kebudayaan Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di Lumajang

LUMAJANG — Kemajuan suatu daerah tidak melulu diukur dari masifnya pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. ...