GRESIK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Mujid Riduan, bersama jajaran pengurus turun ke bawah (turba) untuk konsolidasi internal partai, memberikan pendidikan politik (dikpol), serta menyosialisasikan Instruksi DPP Nomor 232 Tahun 2025, Minggu (23/11/2025).
Mujid menyampaikan, DPC Gresik mengumpulkan ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) pengurus PAC serta ranting untuk menerima arahan.
Terdapat 18 PAC mengikuti kegiatan ini, di antaranya Wringinanom, Driyorejo, Menganti, Kedamean, Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Duduksampeyan, Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sidayu, Ujungpangkah, Dukun, Panceng, Sangkapura, dan Tambak.
“Dalam pendidikan politik dan konsolidasi ini kami sampaikan instruksi DPP Nomor 232 Tahun 2025 dalam rangka menyongsong pelaksanaan konferensi daerah (Konferda), konferensi cabang (Konfercab), musyawarah anak cabang (Musancab), dan musyawarah ranting (Musting),” kata Mujid, Senin 24 November 2025.
Ia menegaskan, sejumlah amanat Kongres VI di Bali tahun 2025 serta Peraturan Partai (PP) Nomor 01 Tahun 2025 juga disampaikan kepada KSB PAC dan ranting. Materi meliputi AD/ART PDIP hasil Kongres VI serta persiapan pelaksanaan Konferda, Konfercab, Musancab, dan Musting.
“Kami minta semua jajaran KSB baik DPC, PAC hingga ranting dan anak ranting untuk mempersiapkan diri menyongsong pelaksanaan Konferda, Konfercab, Musancab, dan Musting, serta musyawarah anak ranting,” tuturnya
Wakil Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, jajaran pengurus Partai mulai dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting solid dan satu komando dalam menjalankan Instruksi DPP Nomor 233 Tahun 2025, putusan Kongres VI, serta Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025.
“PDI Perjuangan Gresik solid dalam menjalankan kerja-kerja partai dalam menjalankan instruksi DPP serta keputusan Kongres VI dan Peraturan Partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC Gresik, Noto Utomo menambahkan, dalam pendidikan politik ini tidak hanya sebatas menyampaikan instruksi dari DPP. Tetapi, salah satu upaya mensolidkan seluruh kader hingga akar rumput.
“Soliditas kader juga penting dalam menjalankan roda organisasi. Kami semuanya satu komando terhadap aturan dan keputusan yang sudah ditetapkan oleh partai,” ungkapnya.
Senada disampaikan Bendahara DPC Gresik Siti Muafiyah, menurutnya, pendidikan politik dengan seluruh kader di tingkat PAC hingga ranting sangat penting. Menyampaikan update terbaru hasil kongres maupun aturan partai.
“Kami tidak hanya sekadar melakukan pertemuan, tapi saling memberikan masukan demi kepentingan partai kedepannya. Jika seluruh kader solid, apa yang menjadi target bersama-sama akan mudah tercapai,” pungkasnya. (mus/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












