Jumat
15 Mei 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Gresik Buka TMMD ke-128, Membangun Infrastruktur Perkuat Ekonomi Desa

IMG-20260423-WA0007_copy_680x453

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 dengan fokus percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga desa.

Upacara pembukaan digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Rabu (22/4/2026), dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Tahun ini, Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, menjadi titik sasaran utama.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kasrem 081/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, jajaran Forkopimda, serta kepala OPD dan perangkat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menegaskan TMMD bukan sekadar program rutin, melainkan instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan desa secara terpadu.

“TMMD ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat ekonomi, ketahanan wilayah, dan semangat kebangsaan masyarakat,” tegasnya.

Pelaksanaan TMMD ke-128 berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 22 Mei 2026. Sasaran fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur vital yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Di antaranya, pembangunan dan pengaspalan jalan poros desa (JPD), pengecoran jalan usaha tani (JUT), normalisasi waduk, perbaikan pintu dam, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Tak hanya itu, program nonfisik juga digenjot melalui penyuluhan Bangga Kencana, pencegahan stunting, penghijauan, hingga penguatan ketahanan pangan. Seluruh kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menjaga stabilitas kamtibmas.

“TMMD menjadi bukti nyata kolaborasi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan riil di desa,” imbuhnya.

Usai upacara, Bupati Yani bersama Dandim 0817/Gresik menyerahkan bantuan RTLH senilai Rp180 juta untuk enam rumah, serta dukungan pembangunan jalan lingkungan dari Pemkab Gresik.

Program ini diharapkan mampu memberi dampak langsung bagi warga Desa Slempit, sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDIP Prajuritkulon Genjot Konsolidasi hingga Anak Ranting, Target Rampung Mei 2026

PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di ...
LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...