Jumat
01 Mei 2026 | 7 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Diwisuda Eri Cahyadi, Lulusan SOTH 2024 Naik Signifikan

pdip-jatim-240904-wisuda-soth-1
Prosesi wisuda bagi para wisudawan dan wisudawati SOTH dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani.

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (3/9/2024). Untuk angkatan 2024 ini, ada 12.440 peserta SOTH dari 1.400 RW se Kota Surabaya yang diwisuda.

Prosesi wisuda bagi para wisudawan dan wisudawati SOTH dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak TP PKK Kota Surabaya Rini Indriyani.

Dalam sambutannya Eri berpesan kepada orangtua agar tidak lelah mendampingi dan mendidik putra putrinya hingga menggapai kesuksesan dunia dan akhirat. Dia meyakini bahwa suatu saat pemimpin Kota Pahlawan akan lahir dari orang tua yang mengikuti SOTH.

“Pemimpin hebat lahir dari seorang wanita penuh akidah akhlakul karimah yang hari ini mengikuti wisuda SOTH. Karena orangtua memiliki peran besar untuk membuat anak-anaknya kelak menjadi pemimpin, baik itu pemimpin Kota Surabaya bahkan Indonesia,” ujar Eri.

Dia mengatakan, dalam mendidik seorang anak tidak bisa dibebankan kepada ibu atau ayah saja, tetapi keduanya harus bekerja sama untuk mendampingi tumbuh kembang putra dan putrinya.

“Tanpa ibu seorang anak tidak akan menjadi apa-apa, begitu juga tanpa karakter ayah. Keduanya berperan penting untuk menumbuhkan karakter soleh dan soleha untuk anak-anak bangsa,” sebutnya.

Ari menambahkan bahwa program SOTH merupakan bagian dari pembangunan Kota Pahlawan yang dimulai dari kesejahteraan keluarga. Sebab, apabila keluarga bahagia maka suatu kota juga akan terlihat guyub dan bahagia.

“Ini adalah upaya mensejahterakan warga di Surabaya, kalau keluarga bahagia maka kota juga akan bahagia. Kemajuan itu berawal dari kebahagiaan keluarga. Oleh karena itu, saat menjadi wali kota saya membentuk SOTH untuk membantu para orang tua,” tutur Eri.

Sementara itu, Rini Indriyani menyampaikan, sebanyak 12.440 peserta wisuda terdiri dari 173 laki-laki dan 12.267 perempuan. Hal ini membuktikan bahwa dalam mendidik anak dibutuhkan kolaborasi antara ibu dan ayah.

“Yang sekolah bukan hanya ibunya tapi juga ayahnya. Semoga ilmu yang diberikan bermanfaat untuk mendidik anak-anak panjenengan (Anda) semuanya, harus terus belajar dan belajar,” harap Rini.

Dia menjelaskan, sebelumnya para peserta wisuda SOTH telah mengikuti 13 materi mengenai perencanaan dalam keluarga, serta harapan orangtua terhadap masa depan anak.

Juga ada materi perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia dini, kesehatan dan gizi, serta pembentukan karakter anak.

“Ada pula materi mengenai stimulasi perkembangan gerakan kasar dan gerakan halus, perkembangan komunikasi aktif dan pasif serta kecerdasan anak. Yang tak kalah penting adalah materi tentang keterlibatan ayah dalam mendidik anak,” urainya.

Lantaran jumlah peserta meningkat signifikan dibandingkan angkatan sebelumnya, wisuda SOTH tahun 2024 dibagi dalam lima sesi yang digelar selama dua hari berturut-turut.

Salah satu peserta SOTH, Rendra Prasetya (32 tahun) mengatakan bahwa selama mengikuti SOTH dirinya mendapatkan banyak ilmu mengenai mendidik anak hingga mempersiapkan gizinya.

“Dari situ saya sadar bahwa sebagai manusia peran tertingginya adalah menjadi orangtua. Karena saat punya anak tidak hanya diberi makan saja tapi mendidik dan mengasihi anak dengan tepat,” ungkap warga Kecamatan Bulak itu. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...
EKSEKUTIF

Buruh dan Pemkab Lamongan Gelar Nobar Film Marsinah dan Orasi Kebangsaan

LAMONGAN – Dinas Tenaga Kerja Lamongan bersama sejumlah buruh menggelar kegiatan bersama dalam rangka peringatan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Berhemat Anggaran Daerah, Siap Tiadakan Pokir dan Batasi Seremonial

MAGETAN – DPRD Magetan menegaskan komitmennya untuk memperkuat postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ...