Jumat
23 Oktober 2026 | 4 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dibantu Mas Dhito, Penjualan UMKM Rosela di Kediri Tembus Prancis

pdip-jatim-241002-rosela-kediri-1

KEDIRI – Pelaku UMKM Rosela di Kabupaten Kediri menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rina, pemilik UMKM Rosela asal Desa Titik, Kecamatan Semen. Pihaknya menilai Mas Dhito (sapaan akrab Cabup Hanindhito) punya perhatian lebih terhadap sektor UMKM saat menjabat Bupati Kediri di periode pertama.

Hasilnya, kata Rina, dirinya mampu menembus pasar internasional. Rina bercerita bahwa saat itu dirinya meminta Mas Dhito untuk memberikan pendampingan usaha pengolahan rosela yang dijalaninya.

“Terima kasih Mas Dhito, untuk (rosela) punya saya pribadi sudah sampai ke Prancis,” terang Rina, saat Mas Dhito mengunjungi Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Selasa (1/10/2024).

Dulu, kata Rina, untuk harga rosela per kilogram kisaran Rp25 ribu. Usai mendapatkan perhatian dan dijadikan sebagai komoditas unggulan oleh Mas Dhito, harga rosela melonjak drastis. Bahkan, bisa menyentuh Rp70-80 ribu per kilogramnya.

Dengan pendampingan yang diberikan Mas Dhito melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) pada saat itu, terang Rina, dirinya mampu memperkuat usahanya hingga memproduksi berbagai varian olahan rosela.

“Teh (rosela) celup ada, sirup ada, ada 22 varian,” urai Rina.

Menanggapi hal tersebut, Mas Dhito mengatakan bahwa Rina mengusulkan pendampingan melalui Jumat Ngopi.

Adapun Jumat Ngopi merupakan agenda rutin yang digelar Mas Dhito saat menjabat bupati untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Diceritakan Mas Dhito, pada saat itu, Rina mengeluhkan harga rosela anjlok. Dengan kondisi tersebut, pihaknya menyarankan agar Rina bisa melakukan diversifikasi produk sekaligus mendapatkan pendampingan dari dinas terkait.

“Alhamdulillah, hari ini kita menjaga harga rosela,” terangnya.

Hal ini diakui betul oleh Mas Dhito. Bahwa rosela dimungkinkan untuk menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kediri. Sebab, di wilayah barat Sungai Brantas, dapat ditemukan tanaman berwarna merah ini.

Selain Rosela, Mas Dhito juga meminta agar komoditas Mangga Podang yang menjadi khas Kabupaten Kediri bisa terus dijaga kualitasnya.

Pihaknya mengkhawatirkan harga Mangga Podang bisa turun jika para petani tidak bisa menjaga kualitas.

“Saya mengimbau kepada para petani Mangga Podang untuk tidak membooster Mangga Podang, biarkan masak pohon,” kata politisi PDI Perjuangan itu. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...