Selasa
21 April 2026 | 8 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dibantu Diana Sasa, Pembudidaya Jamur di Magetan Semangat Ekspor Lagi

PDIP-JATIM-umkm-020222-magetan-b

MAGETAN – Sempat ekspor kemudian vakum, kini pembudidaya jamur di Magetan bangkit. Bantuan dari anggota DPRD Jatim, Diana Amaliyah Verawatiningsih, membuat anggota komunitas menggeliat dan bersiap kembali menjejak pasar luar negeri.

Pagebluk Covid-19 melanda setahun belakangan ini membuat kontraksi ekonomi di dunia usaha. Tak terkecuali pembudidaya jamur. Sempat meneguk manisnya dolar euro, mereka harus tersungkur. Beruntung nyali berwirausaha tak ikut padam. Pada saat yang sama, bantuan pun datang atas inisiasi dari dewan PDI Perjuangan .

“Kami sempat vakum satu tahun, padahal sudah pernah ekspor. Bantuan dari Mbak Sasa (Diana Amaliyah Verawatiningsih) ini membuat kami semangat untuk bangkit lagi,” kata Ketua Komunitas D’Bonesal, Saipul Bahri, Senin (31/1/2022).

Komunitas D’bonesal adalah kumpulan anak-anak muda pembudidaya jamur asal Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Magetan.

Mereka mengembangkan budidaya jamur kuping melalui baglog atau media tumbuh jamur dari serbuk kayu dan bahan lain di sebuah kumbung (rumah jamur).

Saipul yang akrab dipanggil Gimbal itu mengatakan, Diana Amaliyah Verawatiningsih atau akrab disapa Diana Sasa tersebut, membantu ribuan baglog dan perbaikan kumbung. Bantuan itu berasal dari Program Dana Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Terima kasih kepada Mbak Sasa. Kalau apa yang dilakukan Mbak Sasa ini dicontoh banyak dewan dan pemerintah, maka perlu sebulan saja untuk membangun Indonesia,” kata Saipul Bahri.

“Karena membantu rakyat bukan dengan beras untuk makan, tapi program pemberdayaan agar rakyat berdaya dan berkembang,” imbuhnya.

Menurut Saipul Bahri, Magetan memiliki potensi untuk pengembangan jamur kuping. Dia mengaku pernah dikunjungi perwakilan dari China dan Jepang.

“Jamur kuping kita lebih bagus kualitasnya dari China. Kami pernah mengekspor 100 kilogram ke Belanda dengan harga lima kali lipat,” katanya.

Bantuan pengembangan budidaya jamur kuping ini, kata dia, ke depan akan digulirkan kepada masyarakat, sehingga tak cuma kelompoknya yang memanfaatkan.

“Agar semua bisa berkembang dan menjadi percontohan desa lain,” pungkasnya. (dav/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Madiun Gembleng Kader Muda di Sekolah Politik, Siapkan Mesin 2029

PDIP Kabupaten Madiun akan menggembleng kader muda melalui sekolah politik sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029 ...
KRONIK

Indi Naidha Tekankan Akses Kerja dan Beasiswa bagi Disabilitas Jember 

Indi Naidha menegaskan pemerintah wajib memberdayakan penyandang disabilitas dan mendorong implementasi Perda ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Jombang

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, menyerahkan bantuan alat dan ...
KRONIK

Industri Makin Banyak, Ini Strategi Pemkab Ngawi Agar Tenaga Kerja Lokal Terserap Maksimal

NGAWI – Pertumbuhan industri di Kabupaten Ngawi terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, tercatat sudah ada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Tekankan Restrukturisasi PDIP Kabupaten Madiun, Siapkan Mesin Politik 2029

Deni Wicaksono menegaskan Musancab PDIP se- Kabupaten Madiun sebagai bagian restrukturisasi organisasi untuk ...
KRONIK

Erma Tegaskan Pelibatan Gen Z pada Struktur PAC Melalui Proses Panjang

TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian ...