Senin
27 Juli 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewan Minta Pemkot Surabaya dan Kadin Lebih Bersinergi

pdip-jatim-agustin-poliana

pdip-jatim-agustin-polianaSURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Agustin Poliana menilai, Pemerintah Kota Surabaya dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat belum ada sinergi dalam membangun Kota Pahlawan, sehingga terkesan berjalan sendiri-sendiri.

Hal itu diketahui saat Pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPMD) DPRD Kota Surabaya menggelar rapat pekan lalu. Dalam rapat terkait pembahasan RPJMD itu, Kadin menyampaikan keluhan selama ini belum bisa bertemu secara langsung menyampaikan pendapatnya kepada wali kota.

“Sehingga belum ada sinkroniasi dalam meningkatkan perekonomian di Surabaya,” kata Agustin Poliana, kemarin.

Menurut dia, peran Kadin dalam membina masyarakat untuk bisa usaha sendiri secara tidak langsung membantu perekonomian di Surabaya. Kalau pemkot dan Kadin berjalan sendiri-sendiri, jelasnya, tentunya pertumbuhan ekonomi di Surabaya berjalan lambat.

Karena itu, pihaknya berharap ada sinkronisasi atau persamaan persepsi terkait program pemkot dan kadin. Khususnya dalam bidang perekonomian dan ketenagakerjaan.

“Jika keduanya terhubung, maka bisa menyelesaikan persoalan sosial seperti pengangguran akan turun, pelaku usaha di Surabaya juga bermunculan. Akhirnya ekonomi tidak lagi jatuh tapi merangkak naik,” urai perempuan yang juga Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini.

Selain itu, lanjut Titin, sapaan akrabnya, pihaknuya berharap kadin tidak harus melakukan komunikasi dengan wali kota saja. Melainkan juga dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya.

Sementara itu, Ketua Kadin Surabaya Jamhadi mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan bahwa dalam UU 1 Tahun 1987, Kadin merupakan mitra strategis dari pemerintah sekalius wadahnya dunia usaha.

“Selama ini ketika berkomunikasi dengan wali kota memang tidak bisa secara langsung. Tapi mengenai ide-idenya selalu kita masukkan resmi lewat surat. Alangkah baiknya kalau ide itu disampaikan secara langsung supaya bisa menghayati,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut dia, pihaknya menganggap wali kota mempunyai kesibukan sehingga belum bisa bertemu kadin. “Kami mengangap itu tidak penting, yang penting ide-ide kami sampai. Eman kalau ada ide bagus tidak diterapkan,” ucap Jamhadi.

Sedang Kepala Disperindag Kota Surabaya, Widodo Suryantoro mengatakan, selama ini sudah ada sinergisitas antara kadin dan pemkot. Terutama terkait kemitraan dalam membantu UKM di Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Refleksi Kudatuli, DPC Bojonegoro Ajak Mahasiswa dan Budayawan Tak Takut Bersuara

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar acara refleksi untuk ...
KABAR CABANG

Cahaya Lilin dan Ingatan Kudatuli yang Tak Pernah Padam di DPC PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi pada Minggu malam (26/7/2026) tampak lebih sunyi dari ...
KABAR CABANG

Peringati 30 Tahun Kudatuli, DPC Magetan Nyalakan 27 Lilin dan Gelar Doa Bersama

​MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menggelar acara renungan dan silaturahmi ...
KABAR CABANG

30 Tahun Kudatuli, DPC Kabupaten Pasuruan Gelar Renungan dan Sarasehan Sejarah

KABUPATEN PASURUAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan menggelar renungan dan sarasehan untuk mengenang ...
KRONIK

Deni Wicaksono Ajak Kader PDI Perjuangan Pegang Teguh Prinsip ‘Jas Merah’

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Deni Wicaksono mengajak seluruh kader memegang teguh prinsip Jas Merah dalam ...
HEADLINE

PDIP Jatim Buka Ruang Dialog Mahasiswa, Perkuat Fungsi Kontrol terhadap Pemerintah

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang dialog bagi gerakan mahasiswa untuk memperkuat fungsi kontrol terhadap ...