Minggu
19 April 2026 | 9 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Kecurangan Pilkada Jatim, PDI Perjuangan Gelar Apel Akbar Satgas Cakra Buana

PDIP-Jatim-Komarudin-Watubun-03082024.

SURABAYA – Gelaran Apel Akbar Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana Surabaya dan Sidoarjo berlangsung khidmat. Berlokasi di halaman Tugu Pahlawan Surabaya, Sabtu (3/8/2024), acara berlangsung tertib.

Sekira 5 ribu peserta apel akbar mengenakan pakaian serba hitam dengan tugas masing-masing. Ada yang bertugas sebagai komandan pleton, pembawa bendera, hingga keamanan yang menjaga jalannya acara.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza, hymne dan mars PDI Perjuangan. Kemudian dilanjutkan pembacaan dedication of life oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Surabaya, Adi Sutarwijono, dan amanat apel oleh Komandan Satgas Nasional, Komarudin Watubun.

“Hari ini dilakukan apel satgas. Kami diundang untuk beri apel begini dari Sabang sampai Merauke, kemarin kita mulai dari tanah Mataram persis Yogyakarta, lalu kita bergerak 27 Juli masuk kota Solo,” ujar Komandan Satgas Nasional, Komarudin Watubun.

Ia mengatakan, agenda yang langsung dimandatkan DPP PDI Perjuangan tersebut sengaja digelar guna mengamankan Pilkada Jatim yang akan berlangsung November 2024 mendatang.

Sebagai inspektur apel, Komarudin sempat bertanya kepada peserta terkait kesiapan mereka mengawal Pilkada 2024. Ia mengingatkan peserta akan peristiwa Kudatuli yang menjadi sejarah kelam revolusi.

“Saya juga mau tanya ke rekan satgas di sini, tahu gak peristiwa Kudatuli? Hari ini, kita berdiri di Tugu Pahlawan, di sini dulu terjadi pejuang bangsa yang gugur.  Karena itu, hari ini, jangan saudara jual diri karena sembako,” tuturnya.

Pertanyaan tersebut, langsung disambut seruan para peserta. “Tahu Komandan, kami siap kawal pilkada,” seruan para satgas.

Ia pun mengingatkan para satgas untuk setia di jalan keadilan dan tegas melawan kecurangan. “Reformasi terjadi karena peristiwa Kudatuli. Pergerakan itu yang membuat reformasi terbuka. Hari ini, tukang martabak, bakso bisa jadi apa saja di negeri ini. Jadi, jangan berkhianat kepada darah yang telah gugur itu,” sebutnya.

“Akhir-akhir ini kita mulai terganggu. Ada yang tanya satgas itu strukturnya gimana. Saya jawab satgas kami itu antara ada dan tiada, tapi ketika diganggu maka satgas dari Sabang sampai Merauke akan bergerak,” imbuhnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Warga Dandangan Keluhkan Banjir, Yuzar Rasyid Bergerak Cepat Tinjau Sungai 

Yuzar Rasyid turun langsung meninjau sungai di Kediri merespons banjir musiman, sekaligus meluncurkan program ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Ngawi, Gen Z Tempati Posisi-posisi Strategis di PAC

NGAWI – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar agenda Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di ...
KABAR CABANG

Hari Kartini 2026, Yudi Meira Tegaskan Peran Perempuan Strategis di PDIP Blitar

Yudi Meira tegaskan peran strategis perempuan dalam politik PDIP Blitar pada momentum Hari Kartini 2026, dorong ...
KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...