Kamis
17 September 2026 | 9 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Catatan Kritis Fraksi PDI Perjuangan DPRD Magetan Terhadap Raperda RPJMD 2025-2029

IMG-20251004-WA0047

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Magetan menggelar rapat paripurna Pandangan umum Fraksi (PU) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 di Kantor DPRD, Jumat (2/10/2025).

Juru bicara fraksi PDI Perjuangan, Rita Haryati menyampaikan harapan masyarakat pada pelayanan publik yang lebih baik dan peningkatan kesejahteraan yang lebih baik.

“Rencana pembangunan jangka menengah Kabupaten Magetan 2025 – 2029 yang sudah disusun dapat menjadi pedoman kepala daerah,” ujar Rita Haryati

Fraksi PDI Perjuangan memberikan beberapa catatan kritis. Soal komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi anggaran dan kemandirian fiskal, RPJMD harus memuat skala prioritas.

Catatan berikutnya, soal kerangka pendanaan indikatif cenderung stagnan. “Kami mendorong agar pemerintah daerah mengembangkan diversifikasi sumber pendapatan melalui penguatan BUMD, optimalisasi pajak digital, serta kemitraan dengan sektor swasta yang akuntabel,” katanya.

Rita menambahkan, RPJMD harus selaras dengan RPJMN (rencana pembangunan jangka menengah nasional) dan dokumen perencanaan lainnya. Hal ini untuk memastikan bahwa pembangunan daerah sejalan dengan pembangunan nasional dan tidak bertentangan dengan kebijakan nasional.

Fraksi PDI Perjuangan masih mendengar berbagai isu terkait investor yang akan masuk mengalami berbagai kendala baik kendala regulasi dan birokrasi yang kompleks. Termasuk ketidakpastian kebijakan dan proses perizinan yang panjang, adalah tantangan tersendiri.

Sedangkan RPJMD menargetkan pembentukan sistem investasi yang efisien dan komprehensif, pelayanan yang cepat dan responsif, serta penyederhanaan regulasi.

“Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan langkah-langkah konkret dan terukur pemerintah Kabupaten Magetan untuk menyederhanakan regulasi serta memangkas birokrasi yang berbelit, sehingga dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan menarik bagi investor.

Fraksi PDI Perjuangan mohon penjelasan bagaimana rencana pengembangan dan implementasi ews (early warning system) yang terintegrasi secara efektif untuk meminimalisir dampak bencana cuaca ekstrem banjir dan tanah longsor. Serta bagaimana memastikan informasi peringatan dini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat secara cepat.

Catatan kritis fraksi berlandaskan analisis mendalam terhadap dokumen yang disediakan. Dengan harapan agar setiap program dan kebijakan yang akan dijalankan berdasarkan RPJMD ini benar-benar berdampak positif, transparan, akuntabel, efektif, efisien demi tercapainya kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Magetan. (rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...