oleh

Cara Memutus Mata Rantai Penyebaran Corona, Marianto: Taati Anjuran Pemerintah

NGANJUK – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Nganjuk Marianto kembali mengingatkan masyarakat Nganjuk agar lebih disiplin dan menaati imbauan pemerintah terkait kewaspadaan terhadap penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Kami berharap dan mengajak seluruh masyarakat Nganjuk untuk lebih waspada dan bisa mengendalikan diri untuk melaksanakan anjuran pemerintah. Kedisiplinan diri untuk mengikuti anjuran pemerintah itu merupakan upaya kita sebagai partisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Marianto, kemarin.

Pesan ini kembali dia sampaikan seiring bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk. Dari awal 9 warga yang telah dinyatakan positif, kini bertambah lagi satu pasien positif Covid-19 asal Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Total pasien 10 orang yang positif Covid-19 itu sebagaimana yang dirilis tim Gugus Tugas Pecepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk.

“Sekali lagi saya sampaikan, menaati apa yang sudah menjadi anjuran pemerintah itu semua untuk kepentingan bersama,” tegas wakil rakyat yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.

Marianto menambahkan, meski kasus positif Corona bertambah, diharapkan masyarakat tetap waspada dan tidak panik.

“Tetap selalu di rumah, keluar apabila sangat urgent, lakukan social distancing, tidak bersentuhan dan jangan berjabat tangan. Terapkan perilaku hidup sehat, cuci tangan pakai sabun, hindari kerumunan dan wajib gunakan masker saat keluar rumah,” ujar dia.

Data bertambahnya kasus positif Corona setelah keluar hasil tes rapid dan tes swab kepada seorang warga yang awalnhya merupakan orang dalam pemantauan (ODP).

“Tambahan warga yang positif Covid-19 telah dilakukan isolasi di RSUD Nganjuk,” ujar dr Hendriyanto, jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk.

dr Hendri juga menjelaskan, kalau tambahan positif ini berasal dari klaster sebelumnya yakni orang tuanya yang terlebih dahulu dinyatakan positif Covid-19. “Warga yang dinyatakan baru positif Covid-19 ini merupakan anak dari warga positif sebelumnya,” jelas dr Hendri.

Sementara data covid-19 terbaru di Kabupaten Nganjuk, terang dr Hendri, adalah, orang dalam resiko (ODR) sejumlah 21.979 orang, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 394 orang, orang dalam pengawasan sebanyak 51 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 22 orang dan yang terkonnfirmasi Covid-19 karena adanya tambahan satu kasus menjadi 10 orang.

“Dengan adanya tambahan satu orang yang terkonfirmasi tersebut maka penyebaran Covid-19 masih akan terus terjadi di Kabupaten Nganjuk,” kata dr Hendri.

Dia pun minta masyarakat untuk meyakini kalau virus Corona bisa disembuhkan dan itu sudah terbukti.

“Karena itu, marilah kita semua tetap berdoa kepala Allah semoga pandemi Covid-19 ini segera dihilangkan dari Indonesia dengan segera,” ucapnya. (endyk)