Jumat
01 Mei 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cagub Jalur Parpol Lebih Murah Ketimbang Perseorangan

pdip-jatim-hasto-diwawancara-usai-bedah-buku

pdip-jatim-hasto-diwawancara-usai-bedah-bukuJAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, siapapun calon kepala daerah yang berniat maju di pilkada serentak, dana yang akan dikeluarkan lebih sedikit jika maju melalui jalur parpol ketimbang jalur perseorangan.

Menurut Hasto, hal itu dikarenakan melihat praktik di pilkada, khususnya di pilkada serentak 2015 lalu, dimana PDI Perjuangan telah membangun‎ sistem perekrutan, pelatihan, hingga pemenangan calon.

“Dengan sistem kami ini, kami justru memberi jaminan dan biaya lebih murah dibanding jalur perorangan,” kata Hasto, kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

Partai politik, seperti PDI Perjuangan, jelas Hasto, punya pemimpin yang kuat serta kedisiplinan kader. Kata Hasto, sumber daya pendanaan tetap diperlukan, namun justru lebih diutamakan adalah kedisiplinan serta keyakinan ideologis.

Watak kolektif yang didasarkan keyakinan ideologis itulah, sebut Hasto, yang menggerakkan mesin-mesin partai. Hal itu berbeda, misalnya, dengan calon dari jalur independen.

Dia mengingatkan, bahwa calon perseorangan akan mengeluarkan biaya lebih besar, karena bekerja sendiri untuk pemenangan.

“Silakan tanya Bu Risma, Pak Anas Banyuwangi, atau Pak Jokowi sendiri. Ketika dia maju dari parpol, justru lebih murah. Karena parpol bisa gerak bergotong royong. Coba beliau maju dari calon perseorangan, bisa jadi lebih mahal. Dulu di Pilgub Jakarta, siapa yang tak mau kerja, akan kita beri sanksi dan hukuman. Sehingga semuanya bergerak,” jelasnya.

Hal tersebut disampaikan Hasto, menyusul berakhirnya pendaftaran penjaringan bakal calon gubernur oleh DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta. Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diketahui tidak mendaftarkan diri hingga pendaftaran ditutup.

Pihaknya menghormati pilihan Ahok, yang akan maju dari jalur perseorangan. Dan PDI Perjuangan, jelas Hasto, tentu akan tetap mengikuti sistem yang sudah dibangun, memastikan mengusung calon yang kepribadiannya sesuai dengan harapan rakyat.

“Mekanisme partai bukan untuk orang per-orang, tetapi dibuat bagi mereka calon kepala daerah yang ingin menyatukan diri dengan derap langkah PDIP untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Hasto.

Meski demikian, dia mengakui bahwa PDIP belum memutuskan siapa calon yang diusung di Pilgub Jakarta. Pintu buat Basuki sendiri bisa saja ada apabila yang bersangkutan mendaftarkan diri.

“Semua calon kami harus mendaftarkan diri. Kalau tidak lewat DPD Jakarta, bisa lewat Pengurus Pusat. Kan Masih ada pintu DPP PDIP. Tapi sampai sekarang ini, Pak Ahok belum mendaftar,” imbuhnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...
KABAR CABANG

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal. ...