Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sumenep Panen Raya Bawang Merah Bersama Petani

PDIP-Jatim Bupati Fauzi 02032022

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, melakukan panen raya bawang merah bersama dengan petani di Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Rabu (2/3/2022). Bupati Fauzi didampingi oleh jajaran Forkopimda, Kepala BPS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan Sumenep, dan Camat Rubaru.

Di sela-sela panen bawang merah, Bupati Fauzi, terlihat berbincang dengan para petani. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menanyakan harga bawang merah saat ini di tingkat petani, apakah sudah sesuai dengan yang mereka harapkan atau belum.

“Kehadiran kami di sini hari ini, pada dasarnya, ingin memastikan, apakah di awal musim panen bawang tahun ini sudah sesuai harapan petani atau seperti apa,” ujar Bupati Fauzi.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu, berdasarkan pengakuan petani, harga bawang merah di tingkat petani saat ini berkisar antara Rp 23 ribu sampai Rp 24 ribu per kilo.

“Tadi sudah disampaikan sendiri oleh petani, saat ini harganya antara 23 sampai 24 ribu. Artinya, ini sudah harga tertinggi di tingkat petani. Ini patut kita syukuri, dan semoga ke depan harga ini bisa terus stabil,” ungkapnya.

Bupati Fauzi menuturkan, bawang merah yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program Upland. Ia menjelaskan, program Upland merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi yang komprehensif, mulai dari pengembangan on-farm sampai off-farm. Program ini untuk meningkatkan kapasitas, daya inovasi, serta pendapatan petani.

Program yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi itu diterima Pemkab Sumenep dari Kementerian Pertanian dalam bentuk dana hibah.

“Bawang merah yang kami panen hari ini merupakan salah satu hasil dari program Upland yang diterima Pemkab Sumenep dari Kementerian Pertanian,” katanya, menjelaskan.

Menurut dia, sejak awal pihaknya menginginkan agar program tersebut dimaksimalkan untuk pengembangan sistem pertanian terpadu untuk membantu meningkatkan pertanian bawang merah di kabupaten paling timur Pulau Madura.

“Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan, produktivitas, dan kesejahteraan petani, serta masyarakat secara umum,” tandasnya. (Set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...