Selasa
04 Agustus 2026 | 4 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Serahkan Bantuan Pupuk Non-Subsidi untuk Petani Gurem

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-09122023

PONOROGO – Petani gurem akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Ini setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo merealisasikan bantuan lebih dari 100 ton pupuk NPK non-subsidi bagi para petani yang hanya memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyerahkan bantuan tersebut kepada 15.000 petani yang tergabung dalam 136 kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di lapangan Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kamis (7/12/2023).

Menurut Bupati Sugiri, ketersediaan pupuk bersubsidi hanya mampu memenuhi sekitar 44 persen kebutuhan petani. Sementara sisanya, 56 persen tidak mendapatkan pupuk NPK. Karena itu, pihaknya membagikan pupuk NPK non subsidi untuk memutus masalah pupuk langka setiap musim tanam tiba.

“Ada solusi elok, NPK dibagikan secara gratis ke hampir 15 ribu penerima manfaat, di atas 100 ton,” ujarnya.

Terlebih, petani gurem adalah petani kecil yang memiliki lahan kurang dari 0,5 hektare. Bupati Sugiri berharap, pembagian pupuk NPK secara cuma-cuma dapat meringankan beban mereka dan meningkatkan produktivitas.

“Maka dengan cara ini saya harap ke depan secara pelan-pelan beralih ke pupuk organik,” jelas pria yang juga menjabat Wakabid Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Ponorogo itu.

Pada kesempatan itu, hadir juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Bambang Yuwono, yang menyerahkan 34 bantuan alsintan kepada 26 kelompok tani berupa hand tracktor rotary, cultivator, pompa air besar.

“Terima kasih kepada Pak Bambang Yuwono yang sudah menyerahkan bantuan alsintan. Ini hasil kerja keras antara pemkab, DPRD Ponorogo, dan DPRD Jatim. Semoga Pak Bambang ke depannya membantu lebih banyak lagi untuk pertanian,” tandas Bupati Sugiri.

Sementara itu, Plt Kepala Dispertahankan Ponorogo, Herry Sutrisno, mengatakan, pembagian pupuk NPK non subsidi terbagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama untuk 7.000 petani gurem, sementara tahap kedua dibagikan kepada 8.000 petani gurem.

“Penggunaan lahan dosis pupuk NPK untuk padi, jagung, kedelai di lahan seluas se-Ponorogo hanya terpenuhi 44,87 persen dari kebutuhan pupuk NPK bersubsidi,” terang Herry.

“Sudah sedikit sekali tingkat ketersediaan pupuk NPK yang bersubsidi. Tentu hal ini akan memberatkan petani dengan harganya yang mahal. Semoga dengan bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Camat Bentuk Satgas Kesehatan untuk Kawal Program Prioritas

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta seluruh camat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi: Rekomendasi DPRD soal BUMD Kini Ada di Tangan Gubernur

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, menegaskan tindak lanjut seluruh rekomendasi DPRD ...
KRONIK

Winarno Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Ringinpitu, Jalan Rusak hingga RTLH

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Winarno, menggelar kegiatan reses di Desa ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Madiun Siap Kawal Warga yang Keberatan atas Perubahan Data Desil

DPRD Kota Madiun siap mengawal warga yang keberatan atas perubahan data desil agar dapat ditinjau kembali sesuai ...
KRONIK

Bupati Fauzi Koordinasi dengan Menhub, Pastikan Penanganan Korban KM Mutiara Sentosa II Maksimal

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menerima kunjungan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy ...