Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Irawan Dorong Voucher Parkir Surabaya Inklusif, Harus Mudah Diakses Semua Warga

pdip jatim 260306 ei

Eri Irawan dorong voucher parkir Surabaya harus inklusif dan mudah diakses semua warga, termasuk yang belum melek finansial digital, sekaligus tekan kebocoran retribusi.

SURABAYA — Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menegaskan inovasi voucher parkir di Surabaya harus menjamin kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang belum melek finansial digital.

Dia menekankan, sektor parkir merupakan layanan publik yang wajib mengedepankan prinsip inklusivitas, sehingga sistem pembayaran tidak bisa hanya bergantung pada transaksi digital.

“Semua warga harus bisa mengakses layanan ini. Termasuk yang belum punya QRIS atau mobile banking. Voucher parkir ini jadi jembatan,” kata Eri irawan, dikutip Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, skema voucher dirancang sebagai pelengkap sistem non-tunai yang sudah berjalan. Selain memperluas akses, kebijakan ini juga ditujukan untuk menutup potensi kebocoran retribusi parkir yang selama ini kerap terjadi di lapangan.

“Selama ini ada keluhan karcis tidak diberikan atau memakai karcis lama. Dengan voucher, transaksi dilakukan di awal secara resmi, sehingga lebih tertib dan tercatat,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Saat ini, Dinas Perhubungan Kota Surabaya tengah menyiapkan aspek teknis, termasuk distribusi voucher ke berbagai titik penjualan. Eri memastikan harga tetap sesuai tarif resmi, yakni Rp2.000 untuk roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat, tanpa pembelian minimal.

Dari sisi pembiayaan, pengadaan awal voucher dialokasikan melalui skema BLUD Parkir sekitar Rp200 juta. Anggaran tersebut ditargetkan mampu mencetak 500 ribu lembar voucher sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Meski demikian, Eri mengakui potensi kendala adaptasi di lapangan, baik dari sisi juru parkir maupun masyarakat. Namun ia menilai hal tersebut sebagai bagian dari proses transformasi sistem pembayaran di Kota Surabaya.

“Ini soal pembiasaan. Yang penting sosialisasi masif, supaya juru parkir dan pengguna sama-sama paham,” tegasnya.

Pemkot Surabaya menargetkan voucher parkir mulai diterapkan dalam waktu dekat, diawali dengan uji coba di sejumlah titik sebelum diberlakukan secara luas. (nia/pr)

 

Eri Irawan, voucher parkir Surabaya, parkir non tunai Surabaya, DPRD Surabaya, Dishub Surabaya, retribusi parkir, PAD Surabaya, QRIS parkir

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...