PONOROGO – Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, membeli lahan yang akan digunakan sebagai pemakaman baru di Dukuh Bukul, Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo.
Dia membeli lahan seluas 868 meter persegi tersebut dari warga setempat dengan cara iuran atau “melentangkan topi” dari berbagai pihak, tanpa menggunakan APBD.
“Maka kami rembukan dengan camat, lurah dan tokoh masyarakat. Alternatifnya kita cari tanah. Siapa yang punya duit, kita urunan. Nunggu APBD waktune suwi,” ujar Sugiri usai meninjau lokasi dan mengadakan slametan di Dukuh Bukul, Desa Wates, Selasa (22/4/2025).
Alasan Sugiri membeli lahan yang kemudian diserahkan kepada pihak Dukuh Bukul, Desa Wates, sebagai solusi karena di dukuh tersebut tidak memiliki makam. Ia memberi nama calon pemakaman baru tersebut sebagai “Astana Bukul”.
Seperti diketahui, beberapa waktu sebelumnya, sempat viral sejumlah masyarakat menggotong jenazah menyeberangi sungai. Mereka terpaksa harus menyeberangi sungai dengan menempuh jarak yang jauh untuk pemakaman warganya di desa tetangga (Desa Tugurejo).
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, perlu waktu yang lama untuk membangun jembatan yang menghubungkan Desa Wates ke Desa Tugurejo.
“Tidak sekadar menjawab viral, tapi memang kebutuhan masyarakat butuh makam. Saya berdoa warganya semakin sehat dan panjang umur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Wates, Suyadi, mengungkapkan bahwa sudah dari puluhan tahun lalu warganya di Dukuh Bukul menyeberangi sungai ke pemakaman Desa Tugurejo dengan jarak sejauh 3-4 kilometer.
Dari lima dukuh yang ada di Desa Wates, hanya Dukuh Bukullah yang tidak memiliki makam. Jumlah penduduk di dukuh tersebut sekitar 1.200 orang.
“Sudah puluhan tahun lewat sungai karena tidak ada jalan lain. Dukuh Bukul nunut (pemakaman) di Desa Tugurejo,” ujarnya.
Dia bersyukur, Sugiri memberinya lahan untuk pemakaman baru. “Alhamdulillah, saat ini diberi lahan di Dukuh Bukul. Kita ucapkan terima kasih. Warga kami sudah tidak kesulitan lagi,” tandasnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













