Minggu
13 September 2026 | 1 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sugiri Inginkan Percepatan Layanan, 64 Nakes Ditugaskan di RSUD Bantarangin

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-09102023

PONOROGO – Sebanyak 64 tenaga kesehatan (nakes) Aparatur Sipil Negara (ASN) dari RSUD dr. Harjono dan puskesmas se-Ponorogo ditugaskan untuk mengisi kekosongan nakes di rumah sakit yang baru, yaitu RSUD Bantarangin di Desa Somoroto, Kecamatan Kauman.

Surat perintah itu diserahkan secara simbolis dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, kepada Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, di Rumah Dinas Bupati Ponorogo (Pringgitan), Senin (9/10/2023).

Bupati Sugiri mengatakan, untuk sementara alasannya tidak merekrut pegawai baru, lantaran ia ingin ada percepatan di RSUD Bantarangin dengan mengandalkan nakes yang sudah terampil dan berpengalaman.

“Sementara nggak buka rekrutmen, ambil yang sudah ada untuk ditugaskan ke sana, kecuali yang pegawai kontrak. Kami ukur dari beberapa capaian untuk mengisi RSUD Bantarangin,” jelasnya.

Bupati Sugiri juga menjelaskan, selain itu, dalam pengoperan nakes tak asal pilih. Ia sengaja menyeleksi mereka berdasarkan penampilan dan attitude-nya. Menurutnya, dengan kriteria itu akan memberikan pengaruh besar untuk RSUD Bantarangin ke depan.

“Yang saya nilai gimana senyumnya, ramahnya, harus wangi, rapi. Rumah sakit baru harus beda dengan kebiasaan yang lama,” terangnya.

Rumah sakit tipe D itu yang dulunya adalah Puskesmas Kauman akan dilaunching pada November mendatang. Sembari menunggu dilaunching, pihaknya juga akan mencari nakes yang masih kurang.

“Dari 125 (nakes, red), baru 64 yang terisi. Biarkan sambil launching, kita cari nakes buat mengisi ruang yang kosong. Itu upaya kami bentuk RS dengan cara yang cepat dan kualitasnya bagus,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Kadinkes Ponorogo, Diah Ayu Puspitaningarti, menjelaskan, untuk posisi dokter sudah ada. Ia menjelaskan, rumah sakit tipe D sedikitnya ada 4 dokter spesialis dasar.

“Ada obsgyn, anak, bedah, sama penyakit dalam. Dokter sudah ada, radiologi juga ada. Memang masih kurang, tapi kita berproses,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...