NGAWI – Wisata Petik Melon Green House milik BUMDes Mekarsari Ngasem, Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, resmi dibuka oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Rabu (18/2/2026).
Fasilitas berbasis agroteknologi ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus sarana edukasi pertanian modern.
Peresmian ditandai dengan panen perdana melon premium hasil budidaya sistem green house. Bupati Ony mengapresiasi pemanfaatan Dana Desa tahun 2025 yang dinilai produktif dan memiliki efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian warga.
“Ini contoh nyata desa mampu berinovasi. Dengan sistem greenhouse dan kualitas melon premium, tentu nilai jual dan pasarnya lebih pasti,” ujarnya.
Menurut Bupati Ony, pengembangan green house tidak hanya memperkuat kemandirian pangan hortikultura, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis agrowisata. Konsep wisata petik buah dinilai memiliki daya tarik ganda, sebagai rekreasi sekaligus sarana agriedukasi.

Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi produksi dan manajemen agar kunjungan wisatawan berkelanjutan serta memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Konsistensi produksi dan manajemen harus terus dievaluasi,” tambah Bupati PDI Perjuangan tersebut.
Bupati Ony juga berpesan agar desa-desa lain selektif dalam memilih jenis usaha BUMDes sehingga memiliki prospek jangka panjang.
Sementara itu, Green House wisata petik melon, yang dikembangkan oleh BUMDESa Pelang Kidul kini mulai menuai hasil. Terdapat dua jenis melon yang dibudidayakan, yakni The Blues dan Sweet Lavender, dengan harga jual Rp 28.000 per kilogram.(mf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












