Rabu
20 Mei 2026 | 5 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

pdip jatim 251214 indri yulia

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan generasi muda.

SURABAYA — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Indriani Yulia Mariska mendukung pelarangan vape karena dinilai berpotensi disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

Ia menilai, keberadaan vape tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga membuka celah penyalahgunaan zat berbahaya. “Ada informasi bahwa vape mengandung methamphetamine atau sabu. Ini jelas berbahaya dan dilarang,” ujar Indri di Surabaya, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, dukungan terhadap pelarangan vape juga datang dari berbagai pihak, termasuk Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mengusulkan pelarangan total.

Hal itu didasarkan pada temuan lebih dari 20 persen sampel liquid vape yang diuji mengandung narkotika golongan I dan II.

Selain itu, kalangan ulama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mendorong pelarangan vape karena dinilai bertentangan dengan prinsip menjaga jiwa (hifdzun nafs) serta berpotensi membahayakan kesehatan.

Dari sisi kesehatan global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengeluarkan kebijakan pembatasan vape, khususnya varian berperisa, untuk melindungi anak-anak dan remaja.

Indri menegaskan, risiko vape semakin tinggi karena adanya praktik penyalahgunaan cairan vape dengan mencampurkan zat berbahaya. Salah satunya adalah etomidate, obat bius medis yang kini masuk kategori narkotika golongan II di Indonesia.

“Selain itu ada juga sinte, sabu hingga narkoba jenis baru yang disamarkan. Ini sangat berbahaya, terutama bagi generasi muda,” tegas legislator DPRD Jatim dari Dapil Madura tersebut.

Ia menambahkan, meskipun kerap dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional, vape tetap berisiko menimbulkan kecanduan dan gangguan kesehatan, terutama pada paru-paru dan jantung. Menurutnya, fenomena penggunaan vape yang semakin marak, termasuk di wilayah Madura, perlu menjadi perhatian serius.

Apalagi, temuan BNN menunjukkan adanya penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi narkotika. “Vape bukan sekadar gaya hidup, tetapi berpotensi menjadi sarana penyalahgunaan zat adiktif. Dampak buruknya lebih besar, sehingga harus dicegah,” kata Indri.

Sebagai perbandingan, sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, India, dan Brasil juga telah mengambil langkah tegas dengan melarang penggunaan vape. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Deni Wicaksono: Seluruh PAC PDI Perjuangan Wajib Miliki Media Sosial

Seluruh PAC PDIP wajib memiliki media sosial untuk memperkuat komunikasi politik menuju Pemilu 2029. PACITAN — ...
KABAR CABANG

Gemulai Penari Sekar Klayar Sambut Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Pacitan

Tari Sekar Klayar tampil memukau dalam pelantikan PAC PDIP se-Kabupaten Pacitan dan menjadi simbol pelestarian ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

Puan Maharani menegaskan DPR RI mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk kesejahteraan rakyat dalam ...
SUARA MUDA

Politik, Seminar Motivasi, dan Kegelisahan Anak-anak Muda Bondowoso tentang Sampah Desa

Anak muda Bondowoso mulai bergerak lewat politik dan edukasi sosial untuk membangkitkan semangat generasi muda ...
LEGISLATIF

Baktiono Nilai Aspirasi PKL Kali Kepiting Masih Bisa Diakomodasi Melalui Penataan

Baktiono menilai aspirasi PKL Kali Kepiting masih bisa diakomodasi Pemkot Surabaya melalui penataan yang tepat. ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Bojonegoro, Dimeriahkan Tarian Angling Dharma dan Khidmat Selawat

BOJONEGORO – Sebanyak 302 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ...