TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur melantik jajaran kepengurusan PAC se-Kabupaten Tuban periode tahun 2026-2031, Minggu (31/5/2026).
Tak cuma dilantik, para pengurus juga mendapatkan bibit pohon Sukun untuk ditanam di kecamatan masing-masing. Hal itu sebagai penanda pelaksanaan tugas awal kerja-kerja kerakyatan pasca prosesi pelantikan hari ini.
Bibit sukun tersebut diberikan sekaligus sebagai simbol penguatan ideologi Pancasila sekaligus upaya mendorong ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setiawan, mengungkapkan pemberian bibit pohon sukun merupakan amanah kepada PAC sebagai garda terdepan partai agar setiap gerakan kerakyatan yang dijalankan selalu berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
“DPD dan DPC PDI Perjuangan Tuban memberikan bibit pohon sukun kepada tiap PAC. Ini sebagai simbol amanah dari kami agar para garda terdepan partai dapat mengilhami setiap gerakan kerakyatan mereka dengan semangat ideologi Pancasila,” ungkap Ony, Minggu (31/05/2026).
Menurut Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatik tersebut, pohon sukun dipilih karena memiliki kedekatan historis dengan Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, serta sejarah lahirnya Pancasila.
“Pohon sukun ini identik dengan Bung Karno dan dekat dengan sejarah kelahiran Pancasila,” katanya.
Selain memiliki nilai simbolis, tanaman sukun juga dinilai mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat. Ony menyebut sukun merupakan salah satu sumber pangan alternatif yang dapat menjadi pendamping maupun pengganti beras.
“Ini juga menjadi upaya kita agar kader terbiasa tidak bergantung pada beras dan bersiap menghadapi berbagai perubahan iklim yang ada dengan menyiapkan ketahanan pangan,” jelasnya.

Anak-anak Muda di Kandang Banteng
Dalam pelantikan tersebut, DPC PDI Perjuangan Tuban juga menegaskan komitmennya terhadap regenerasi partai.
Dari total kepengurusan PAC yang dilantik, sebanyak 36 persen diisi kader muda berusia di bawah 35 tahun, sedangkan 64 persen lainnya merupakan kader senior yang selama ini tetap aktif berjuang membesarkan partai.
Sementara itu, keterwakilan perempuan dalam struktur kepengurusan mencapai 38 persen. Menurut Ony, partai terus mendorong keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam kepemimpinan organisasi.
“Partai meminta kita melibatkan anak muda dan perempuan. Ke depan PDI Perjuangan harus semakin banyak diisi oleh mereka,” tegasnya.

Pentingnya Kerja Kerakyatan
Sementara itu, Wakil Kepala Bidang DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, mengapresiasi semangat para pengurus PAC di Kabupaten Tuban yang dinilai memiliki komitmen kuat untuk terus membangun daerah.
“PDI Perjuangan Tuban sangat luar biasa. Seluruh pengurus anak cabang memiliki semangat tinggi untuk terus membangun Tuban,” kata pria yang akrab disapa Logos.
Ia menekankan pentingnya kerja-kerja kerakyatan yang dilakukan secara gotong royong oleh seluruh instrumen partai. Menurutnya, orientasi utama partai adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat sekaligus memenangkan kontestasi politik secara konstitusional.
“Partai menekankan kerja kerakyatan untuk kesejahteraan rakyat dan tentunya untuk merebut kekuasaan secara konstitusional, yaitu memenangkan pemilu, pilkada, dan pilpres,” ujarnya.
Selain itu, Logos juga mengingatkan seluruh kader untuk terus menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab merawat bumi pertiwi.
“Yang tidak kalah penting adalah terkait merawat pertiwi. Ini harus menjadi dasar juga bagi seluruh kader,” pungkasnya.(yols/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












