Senin
31 Agustus 2026 | 4 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Pembicara Seminar Daring DPP PDIP, Bupati Ony Beberkan Ngawi Produsen Ubi Jalar Terbesar Se-Jatim

IMG-20260414-WA0004

NGAWI – Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, tampil sebagai narasumber dalam seminar daring bertema ketahanan pangan yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan Bidang Pertanian dan Pangan, Senin (13/4/2026).

Dalam forum itu, Bupati Ony mengupas tentang strategi pertanian ramah lingkungan, pengembangan komoditas tanaman pangan pendamping beras, hingga upaya menyejahterakan kaum marhaen, khususnya para petani di daerahnya.

Selama ini, Kabupaten Ngawi dikenal luas sebagai salah satu lumbung padi nasional. Namun, Ony membeberkan bahwa potensi tanaman pendamping beras di wilayahnya juga sangat unggul.

“Ngawi tidak hanya produsen padi. Kami juga memiliki produksi ubi jalar yang angkanya tercatat paling tinggi se-Jawa Timur,” ujar Bupati Ony.

Ia mengungkapkan, produksi ubi jalar dari petani Ngawi mencapai lebih dari 67 ribu ton per tahun. Capaian ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam menjalankan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, guna menggenjot diversifikasi pangan.

“Sesuai arahan Ibu Ketua Umum, produksi tanaman pangan pendamping beras seperti ubi jalar, jagung, dan singkong memang harus dipikirkan dan digenjot serius,” tambahnya.

Selain diversifikasi pangan, Ony juga menyoroti ancaman kemarau panjang akibat fenomena El Nino Godzilla. Musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih lama dan terik ini akan mempercepat laju penguapan air. Menghadapi tantangan cuaca ekstrem tersebut, manajemen air yang bijak menjadi kunci keberhasilan pertanian.

Di Kabupaten Ngawi sendiri, pemenuhan air irigasi telah didukung oleh manajemen Electric for Farm (Elfarm) atau pemanfaatan sumur dalam bersumber energi listrik. Meski demikian, Ony mewanti-wanti agar penggunaannya tidak serampangan dan harus diimbangi dengan metode pertanian ramah lingkungan.

“Eksploitasi air yang berlebih tanpa dibarengi mitigasi risiko sangat berbahaya. Kalau kita berlebihan menyedot air tanah dalam, itu bisa menurunkan permukaan air tanah,” tegasnya.

Ony menjelaskan, lahan yang menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan secara otomatis akan memperbaiki struktur tanah. Tanah menjadi lebih absorber atau memiliki daya simpan air yang jauh lebih lama ketimbang lahan dengan pertanian konvensional yang sarat bahan kimia.

“Bayangkan jika eksploitasi air tanah berlebihan, sementara tanahnya tandus dan tak mampu mengikat air. Lama-kelamaan sumber air dalam bisa kering. Jadi manajemen pemenuhan air pertanian ini penting, namun tidak boleh mengabaikan prinsip kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Surabaya Kite Festival Naik Kelas, Eri Targetkan Hadiah Rp100 Juta Tahun Depan

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana meningkatkan skala kompetisi Surabaya Kite Festival pada ...
KABAR CABANG

Serunya Ratusan Anak di Pamekasan Ikuti Lomba Mewarnai PDIP, Asah Kreativitas dan Jiwa Demokrasi Sejak Dini

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Gelaran ...
KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...