Kamis
16 April 2026 | 12 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

pdip jatim 260210 bangyo

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD 2027.

SURABAYA — Anggota DPRD Jawa Timur Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah yang masih tinggi sebagai tantangan utama dalam pembangunan Jawa Timur ke depan.

Sorotan tersebut disampaikan Yordan terkait rencana pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim itu menyebut, meski RKPD mengusung penguatan pelayanan dasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas, persoalan disparitas wilayah masih menjadi pekerjaan rumah serius.

“RKPD ini disusun dengan menyinergikan program pemerintah provinsi, pokok pikiran DPRD, serta rencana kerja pemerintah pusat,” jelas Yordan, Rabu (15/4/2026).

Namun, menurutnya, kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, termasuk kawasan kepulauan dan pesisir selatan, masih cukup lebar.

Ia mencontohkan wilayah Madura kepulauan dan kawasan pantai selatan yang secara ekonomi relatif tertinggal dibanding daerah industri. “Daerah seperti Madura kepulauan dan pantai selatan dari dulu memang relatif lebih rendah dibanding kawasan industri,” sebutnya.

Yordan yang juga Ketua Bapemperda DPRD Jatim itu pun mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam aspek fiskal RKPD 2027.

Ia mencatat total anggaran mencapai sekitar Rp27,3 triliun dengan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp17,6 triliun.

Menurutnya, kondisi ekonomi global yang tidak menentu, termasuk tekanan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak, perlu menjadi pertimbangan serius. “Kalau tidak dihitung matang, target anggaran ini bisa tidak tercapai,” tegasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti sejumlah sektor yang masih perlu diperkuat, seperti pendidikan, kesehatan, dan pengangguran berdasarkan evaluasi LKPJ 2025.

Meski indikator makro menunjukkan perbaikan, ia menilai capaian pada level detail masih belum optimal. “Indikator umum memang membaik, tapi indikator detailnya masih ada yang belum tercapai,” ujarnya.

Yordan menambahkan, persoalan pengangguran juga berkaitan dengan kualitas pendapatan masyarakat yang belum mencukupi kebutuhan hidup. Karena itu, ia mendorong agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan industri, melainkan lebih merata hingga ke sektor pertanian dan wilayah pedesaan.

“Tantangan terbesar Jatim adalah bagaimana pembangunan industri bisa merata dan ekonomi benar-benar berpihak pada petani, sehingga mereka tidak harus pindah ke kota,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...