Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Ajak Mahasiswa Poltekkes Surabaya Tingkatkan Capaian Sanitasi hingga Air Bersih

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-08042026

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut 82 mahasiswa Poltekkes Kemenkes (Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan) Surabaya yang akan menjalani Praktik Kerja Komunitas (PKK) di Banyuwangi.

Mahasiswa semester enam Program Studi Sanitasi Diploma Tiga Jurusan Kesehatan Lingkungan tersebut diterima di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (6/4/2026). Hadir menyerahkan Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Luthfi Rusyadi beserta jajaran.

Selama 20 hari, mulai 6 hingga 25 April, para mahasiswa akan diterjunkan untuk mengidentifikasi sekaligus membantu penanganan berbagai persoalan kesehatan di masyarakat. Di antaranya, sanitasi, air bersih dan lingkungan.

“Terimakasih kepada Poltekkes Kemenkes yang sudah berkenan melakukan kegiatan PKK di sini. Kami berharap kehadiran mahasiswa ini dapat berkontribusi dalam membantu mengatasi sebagian dari berbagai persoalan kesehatan di Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Ipuk mengingatkan kepada para mahasiswa jika praktik lapangan berbeda dengan teori, dari keilmuan yang didapat saat bangku kuliah. Maka dari itu, ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kepekaan sekaligus kemampuan dalam merumuskan solusi yang tepat.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu menambahkan, Program Studi Sanitasi yang diampuh oleh para mahasiswa sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), masih terdapat 6,78 persen rumah tangga yang belum memiliki akses air minum layak, serta hanya 10,30 persen akses sanitasi yang tergolong aman. Bahkan di Jatim, belum sampai 90 persen rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak.

“Ini menjadi tantangan bersama. Kami berharap mahasiswa dapat membantu meningkatkan capaian sanitasi, air bersih, dan kesehatan lingkungan terutama di Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Surabaya, Luthfi Rusyadi, menjelaskan PKK tahun ini dilaksanakan di dua kecamatan dengan tiga puskesmas sebagai lokasi kegiatan.

PKK dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Wonosobo dan Puskesmas Srono di Kecamatan Srono, serta Puskesmas Tembokrejo di Kecamatan Muncar.

“Tahun ini kami kirim 82 mahasiswa D3. Insyaallah tahun depan akan kita tambah dengan sarjana terapan sekitar 170 mahasiswa, dan kemungkinan diperluas ke beberapa kecamatan. Sehingga manfaatnya lebih besar untuk masyarakat Banyuwangi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga berencana membuka peluang pengembangan program studi di Banyuwangi guna memudahkan akses pendidikan bagi masyarakat di daerah ini.

“Kami melihat potensi untuk membuka prodi di Banyuwangi agar masyarakat yang berminat kuliah di kampus kami tidak harus jauh-jauh ke Surabaya,” ujarnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...