NGAWI – Pemimpin dari PDI Perjuangan di Kabupaten Ngawi benar-benar bisa merangkul semua golongan. Tak terkecuali dengan unsur kepemudaan. Sinergitas keduanya terjalin cukup erat.
Seperti pada kegiatan peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor GP Ansor Ngawi. Bupati, Wakil Bupati Ngawi, dan Ketua DPRD Ngawi hadir menjadi saksi dan aktor peletakan batu pertama.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjadi yang pertama meletakan material bangunan, sebagai tanda pembangunan kantor GP Ansor Ngawi akan bermula.
Disusul kemudian Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko dan Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Heru Kusnindar.
Peletakan batu pertama itu sekaligus rangkaian kegiatan pelantikan GP Ansor Ngawi. Ketiganya juga hadir pada kesempatan tersebut.
Ditemui usai peletakan batu pertama, Bupati Ony mengatakan, “Kami selaku pemerintah daerah mengapresiasi dan mensupport apa yang menjadi niatan baik teman-teman GP Ansor Ngawi,” katanya kepada pdiperjuangan-jatim.com, Rabu (10/11/2021).
Bupati Ony melanjutkan, kegiatan GP Ansor Ngawi yang bertepatan dengan Hari Pahlawan itu sebagai momentum yang tepat. Dimana para pemuda kedepan menjadi penerus kepemimpinan, dan mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya.
Pihaknya juga menaruh harap, agar ke depan organisasi kepemudaan itu bisa terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten Ngawi.
“Sehingga menjadi bagian, juga turut memberikan manifestasi pembangunan di Ngawi,” tutupnya.

Bupati Ony Beberkan Makna Pahlawanku Inspirasiku
Sebelumnya, Bupati Ony menjadi inspektur upacara pada peringatan hari Pahlawan tahun 2021. Upacara peringatan digelar di halaman Pendopo Wedya Graha Ngawi, Rabu (10/11/21).
Ditemui usai upacara, Bupati Ony membeberkan makna Pahlawanku Inspirasiku. Tema hari pahlawan tahun 2021.
Menurut Bupati dari PDI Perjuangan itu, inspirasi dari para kusuma bangsa diambil dari semangat dan spirit para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Inspirasi para pahlawan, yang dulu berjuang tanpa lelah, berkorban, untuk mempertahankan NKRI, semangatnya harus dimaknai dan melekat pada sanubari semua anak bangsa,” katanya kepada awak media.
Dengan begitu, lanjut Bupati Ony, anak bangsa generasi kedepan bisa memiliki budaya pantang menyerah. Tidak gampang putus asa.
“Sehingga kalau inspirasi seorang pahlawan itu melekat pada sanubari generasi penerus, dia tidak menjadi generasi yang letoy. Dia akan menjadi generasi yang semangat, tidak mudah putus asa. Dan apa yang diinginkan bisa tercapai dengan baik,” ujar Bupati Ony. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










