Sabtu
12 September 2026 | 8 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Budiman Kenalkan Teknologi Video Conference ke Kades Madiun

Budiman-Sosialisasi internet desa

Budiman-Sosialisasi internet desaMADIUN – Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko memperkenalkan teknologi video conference Google Hangout kepada 100-an kepala desa dan tokoh desa dalam acara Bedah Undang-Undang Desa di pendopo Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jumat (24/5/2014). Acara ini disaksikan langsung oleh peserta kegiatan serupa di Aceh, Sulawesi, Padang, dan Banyumas.

Selain Google Hangout para peserta juga dikenalkan dengan teknologi media online berupa website desa yang disediakan gratis oleh domain khusus desa.id dari PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia). Bedah Undang-Undang Desa yang diselenggarakan oleh Relawan TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi ) Madiun ini selain dihadiri kepala desa dan perangkat desa dari Kabupaten Madiun juga ada perwakilan dari Kades dan perangkat desa dari Magetan, Ponorogo, Jember, Banyumas ,Tulungagung, Sukoharjo.

Selain Budiman hadir pula sebagai pembicara Sigit Widodo, salah satu ketua PANDI, dan Yossy Suparyo, perangkat desa di salah satu desa di Kabupaten Cilacap yang merupakan perwakilan dari Gerakan Desa Membangun (GDM). Pengenalan teknologi informasi menggunakan medium internet ini diberikan untuk memastikan kesiapan desa menyambut Undang-Undang Desa yang telah disahkan pada 18 Desember 2013 lalu.

“Dengan teknologi ini, antar desa bisa saling berkomunikasi secara langsung dan bertukar informasi lintas wilayah bahkan lintas pulau. Masyarakat juga bisa ikut memantau segala hal tentang desanya melalui website, termasuk soal keuangannya,” terang Budiman yang juga Wakil Ketua Pansus UU Desa ini.

Dia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran desa yang transparan. Seperti diketahui dengan UU Desa ini setiap desa akan mendapatkan dana anggaran desa sekitar 1 miliar rupiah per tahun. Menurutnya, berdasarkan rumusan Undang-Undang Desa pasal 72 Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang bakal di gelontorkan ke Desa sebesar 10% dari dana transfer ke daerah.

“Dengan teknologi ini nanti kita bisa memastikan tidak ada satu rupiahpun yang dicatut oleh pemerintahan di luar desa. kita pantau agar dana untuk desa sampai kedesa tanpa ada pengurangan apapun” tambah dia.

Usaha selama empat tahun memperjuangkan UU Desa ini, menurut Budiman, untuk menjadikan desa sebagai titik kebangkitan bagi desa sebagai penyelenggara tata pemerintahan yang baik dan bersih. Anggaran digunakan seluas-luasnya untuk kemajuan dan kemakmuran desa.

“Buktikan bahwa anggaran desa tidak membuat Anda menjadi korup, pengelolaan dan pengawasannya kita pantau bersama,” tegas dia.

Budiman meyakini kemunculan UU Desa menjadi titik kebangkitan bagi desa, terutama desa yang telah menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik dan bersih. Dalam presentasinya dia menjelaskan data-data pedesaan yang sudah dalam bentuk digital dengan perangkat lunak yang sudah bisa digunakan.

“Data berisi informasi desa ini telah diperbarui para peneliti, namun saya harap ke depan akan diupdate kepala desa dan perangkatnya,” jelas dia.

“Perangkat lunak ini ke depan akan bisa digunakan di desa, sebagai persembahan dari saya dengan tim, dengan satu syarat, Anda mau belajar,” tegas Budiman, yang disambut dengan teriakan “mau” yang serempak dari hadirin.

Lebih lanjut Budiman menyampaikan bahwa perangkat hukum turunan untuk mendukung implementasi UU desa, diperlukan peraturan pemerintah. “Undang-Undang Desa ini tidak bisa dihalang-halangi, PP nya harus lahir, karena kami mengontrol proses penyusunan PP ini. Maka bapak ibu sekalian awasi dan kawal perdanya!” tegas Budiman. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...