Rabu
13 Mei 2026 | 3 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

BPEK PDI Perjuangan Jember Gelar Pelatihan Basic Desain Grafis Kaum Milenial

PDIP-Jatim-BPEK-Jember-25082021

JEMBER – Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Jember, menggelar pelatihan basic komputer dan desain grafis untuk kalangan milenial, pada 16 Agustus – 10 September 2021.

Menurut Kepala BPEK PDI Perjuangan Jember, Wahyu Nugroho, dunia digital telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, ditambah lagi kondisi pandemi Covid yang membuat berbagai aktivitas manusia mulai beralih ke ranah digital.

Sebab itu, agar masyarakat bisa tetap survive dalam menghadapi era digital saat ini, BPEK PDI Perjuangan Jember bekerja sama dengan Badan Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Jember menggelar pelatihan basic komputer dan desain grafis. Sasarannya kalangan milenial, agar meraka bisa mengasah soft skillnya di bidang digital sehingga siap menghadapi tantangan jaman.

“Kita tahu saat ini kita sedang berada dalam era digital, ditambah lagi adanya pandemi, membuat aktivitas sehari-hari kita sudah tidak bisa lepas dari dunia digital. Sebab itu, kami PDI Perjuangan Jember berinisiatif memberikan pelatihan keterampilan komputer dan desain grafis khususnya untuk anak muda, supaya meraka bisa lebih siap dan punya bekal menghadapi tantangan zaman di era digital saat ini,” ungkap Wahyu di kantor DPC PDI Perjuangan Jember, Rabu (24/8/2021).

Wahyu menyebutkan, setiap harinya anggota BPEK PDI Perjuangan Jember, akan stand by untuk mendampingi para peserta pelatihan. Hal tersebut merupakan arahan langsung dari Ketua PDI Perjuangan Jember, Arief Wibowo.

Instrukrsi yang langsung dimandatkan pada dirinya dan anggota BPEK lainnya tersebut, menurut Wahyu, adalah bukti bahwa PDI Perjuangan sangat berharap dari pelatihan itu, nantinya akan melahirkan anak-anak muda potensial dalam bidang digital dan desain.

“Sejak hari pertama hingga hari ini, pengurus BPEK DPC PDI Perjuangan Jember, selalu hadir mendampingi para peserta pelatihan, bahkan Bapak Ketua Arief Wibowo sendiri yang mengatakan secara langsung, memberikan kami mandat  untuk mengawal penuh kegiatan pelatihan ini,” terangnya.

“Harapannya para peserta yang telah kami ikutkan pelatihan ini, mampu melahirkan pemuda yang kreatif, inovatif, dan berkompeten, khususnya dalam dunia digital,” imbuhnya.

Senada dengan Wahyu, Sekertaris BPEK PDI Perjuangan Jember, Agus, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal anak-anak muda milenial tersebut. Tidak hanya saat mereka menerima pelatihan saja, akan tetapi BPEK juga akan terus mengawal meraka, agar ilmu yang didapat selama pelatihan dapat dimanfaatkan banyak orang.

“Pendampingan yang kami lakukan tidak hanya saat mereka berada di BLK saja, tetapi akan kita kawal terus sampai mereka mendapatkan hasilnya. Syukur, para pemuda milenial tersebut bisa memanfaatkan ilmu yang didapatnya membantu banyak orang,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Inisiasi “Sekolah Sampah”, Dorong Warga Surabaya Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Eri Irawan menginisiasi “Sekolah Sampah” untuk mendorong warga Surabaya memilah dan mengelola sampah dari rumah. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Kurangi Undangan Reses dari 250 Jadi 200 Orang per Titik

DPRD Surabaya mengurangi jumlah undangan reses dari 250 menjadi 200 orang per titik demi efektivitas dan efisiensi ...