JEMBER – Aditya Kevin Prananda ditunjuk menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPC PDI Perjuangan Jember.
Pengusaha muda cerutu asal Jember ini dipilih Ketua DPC PDI Perjuangan Widarto, S.S menggantikan Kepala BPEK sebelumnya, Wahyu Prayudi Nugroho dikarenakan tak boleh ada rangkap jabatan di kepengurusan DPC.
Saat ini, Wahyu Prayudi Nugroho dipercaya menjadi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Jember.
Pada Senin (19/1/2026), anggota Fraksi PDIP DPRD Jember sekaligus pengusaha SPBU itu menyerahkan posisi jabatannya berikut anggota BPEK yang dicatat aktif berjuang untuk partai.
Politisi Banteng yang akrab disapa Nuki tersebut, pada acara lepas pisah kepala BPEK menyampaikan harapan, agar kehadiran Kevin sebagai Kepala BPEK banyak membawa perubahan.
Pasalnya selain lebih muda, catatan Kevin mengabdikan diri pada partai bukan di Jember saja. Selama ini, Kevin lebih sering mengakses pengurus di DPP Partai.
“Seperti yang disampaikan Ketua DPC Mas Widarto, agar tak lagi kesana kemari, Mas Kevin diminta bantuannya memperkuat DPC Jember,” jelas Nuki.
Menyikapi harapan tersebut, Kevin menyatakan kesiapannya membawa BPEK lebih maju. Bahkan sebagai badan teknis DPC dia ingin kehadirannya bermanfaat secara optimal.
Untuk itu beberapa program-program pemberdayaan ekonomi untuk menambah kesejahteraan kaum marhaen di era digitalisasi saat ini akan dia tingkatkan.
Tak sekadar peningkatan program kerja, Kevin juga menjanjikan penambahan anggota baru dari kalangan milenial dan Gen-Z agar BPEK lebih fresh, dan ide-ide kreatifnya lebih “genuine” secara kepartaian.
Sekadar informasi, di DPC Jember, selain Badan Penanggulan Bencana (Baguna) badan teknis DPC yang aktif berkegiatan adalah BPEK.
Pemberdayaan ekonomi oleh BPEK selama ini dalam bentuk pelatihan menjahit untuk istri narapidana, pelatihan youtuber untuk mendorong penjualan produk UMKM, pelatihan mengembangkan tanaman hias untuk tambahan pendapatan, hingga terakhir pelatihan dasa merias wajah atau makeup artis. (art/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










