Minggu
28 Juni 2026 | 7 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Surabaya Kurangi Undangan Reses dari 250 Jadi 200 Orang per Titik

pdip jatim 260513 jipuk

DPRD Surabaya mengurangi jumlah undangan reses dari 250 menjadi 200 orang per titik demi efektivitas dan efisiensi kegiatan.

SURABAYA — DPRD Kota Surabaya memutuskan mengurangi jumlah undangan kegiatan reses anggota dewan dari semula 250 orang menjadi 200 orang di setiap titik pelaksanaan.

Usai rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Surabaya, Senin (11/5/2026), Ketua DPRD Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengatakan pengurangan jumlah peserta reses dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan efektivitas pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Kalau mengundang terlalu banyak, pakai tenda pun tetap bocor kalau hujan. Lebih baik dikurangi agar kegiatan reses tidak merepotkan,” ujar Syaifuddin.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya yang akrab disapa Kaji Ipuk itu menegaskan kebijakan tersebut tidak berkaitan dengan isu pemangkasan dana reses maupun rumor manipulasi peserta yang sempat beredar di media sosial.

Menurutnya, keputusan pengurangan jumlah undangan telah diputuskan melalui rapat paripurna DPRD pada Rabu (6/5/2026) lalu.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan dugaan-dugaan atau rumor negatif yang beredar di media sosial,” katanya.

Meski jumlah peserta dikurangi, DPRD memastikan jumlah titik reses tetap dilaksanakan sebanyak 12 titik selama enam hari kerja.

Reses dijadwalkan mulai berlangsung pada 20 Mei 2026.

Selain membahas pelaksanaan reses, rapat Bamus juga membicarakan sejumlah agenda strategis DPRD. Mulai dari jadwal pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), pembentukan panitia khusus (pansus) berbasis tugas pokok dan fungsi, hingga persiapan pembahasan APBD.

Menurut Syaifuddin, penyesuaian ritme kerja penting dilakukan agar agenda dewan berjalan tertib dan tidak mengganggu proses administrasi pemerintahan

“Juni-Juli ini sudah masuk masa persiapan LKPJ, APBD, dan MPAK. Jadi ritmenya harus diatur agar tidak mengganggu administrasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengurangan jumlah undangan reses juga menjadi bagian dari langkah efisiensi anggaran.

DPRD Surabaya menegaskan reses tetap menjadi kewajiban anggota dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mensosialisasikan program pemerintah kota.

Hasil reses nantinya akan dilaporkan secara tertulis kepada pimpinan DPRD melalui rapat paripurna.

“Reses dilaksanakan tiga kali dalam setahun. Hasil penyerapan aspirasi masyarakat dilaporkan secara tertulis kepada pimpinan DPRD melalui rapat paripurna,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...
KABAR CABANG

Dari Papan Catur, PDIP Kota Madiun Menyalakan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC dalam rangka Bulan Bung Karno. ...