Minggu
16 Agustus 2026 | 3 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

pdip jatim 260513 seminar kepemimpinan 1

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan rakyat.

SURABAYA — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan esensi kepemimpinan sejati tidak terletak pada banyaknya penghargaan maupun popularitas di media sosial, melainkan pada kemampuan pemimpin menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Eri saat menjadi pembicara dalam “Seminar Sehari: Kepemimpinan Nusantara” di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Selasa (12/5/2026).

“Kalau tujuh indikator utama seperti kemiskinan, pengangguran, stunting, dan angka kematian ibu tidak berubah, maka sejatinya pemimpin itu gagal,” tegas Eri.

Dalam paparannya, Eri menyebut Surabaya memang telah menerima berbagai pengakuan internasional.

Mulai dari predikat Kota Layak Anak tingkat dunia hingga masuk jaringan UNESCO Learning City.

Namun menurutnya, penghargaan bukan tujuan utama dalam kepemimpinan. Ia menilai keberhasilan pemimpin seharusnya diukur dari dampak sosial yang dirasakan langsung masyarakat.

Suasana seminar berlangsung cukup hangat. Peserta yang didominasi kalangan akademisi dan mahasiswa tampak serius menyimak pemaparan Eri mengenai konsep kepemimpinan berbasis gotong royong.

Eri menjelaskan konsep kepemimpinannya di Surabaya berakar pada nilai Pancasila dan semangat gotong royong.

Menurutnya, Pancasila tidak cukup hanya dihafal saat upacara, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Gotong royong adalah inti Pancasila. Saya ingin membangkitkan kembali kekuatan ini melalui Kampung Pancasila,” ujar Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut.

Ia mencontohkan budaya sederhana seperti membeli kebutuhan di toko kelontong sekitar rumah sebagai bagian dari menghidupkan ekonomi warga. “Itulah cara kita saling menghidupi,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Eri mengaku lebih memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia dibanding pembangunan fisik semata. Salah satu langkah yang diterapkan adalah mewajibkan ASN Surabaya berkantor di Balai RW sejak 2020 agar lebih dekat dengan persoalan masyarakat.

Selain itu, ia juga menyinggung program zakat profesi ASN muslim yang dikelola secara kolektif untuk membantu warga miskin. “Kota Surabaya menjadi satu-satunya kota di Indonesia di mana seluruh ASN muslim mengeluarkan zakat profesi secara kolektif,” jelasnya.

Eri menegaskan keberhasilan kepemimpinan tidak mungkin dibangun sendirian oleh kepala daerah. Karena itu, ia mendorong keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan kota.

Mulai dari Kader Surabaya Hebat (KSH), pengurus RW, pengusaha, hingga perguruan tinggi. “Saya ingin bergerak bersama warga untuk membangun kota ini,” ujarnya.

Menurut Eri, ketika masyarakat sudah merasakan semangat kebersamaan dan gotong royong tersebut, barulah kepemimpinan dianggap berhasil. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Musran Tuntas, PDIP Kabupaten Blitar Bidik 22 Kursi pada Pemilu 2029

PDIP Kabupaten Blitar menuntaskan Musran se-kabupaten dan membidik 22 kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Apresiasi Bringinan, Pisang Cavendish Jadi Sumber Ekonomi Warga

Novita Hardini mendorong budidaya pisang Cavendish di Desa Bringinan, Ponorogo, menjadi model pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Pesan Bupati Fauzi untuk Paskibraka 2026: Disiplin Jangan Cuma Pas Upacara!

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengukuhkan Paskibraka 2026 di Pendopo Agung Keraton, Sabtu ...
KRONIK

Tiga Wasit Perempuan Warnai Laga Soekarno Cup 2026 di Bangkalan

BANGKALAN – Laga Banteng Papua Tengah melawan Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup 2026 di Stadion ...
KRONIK

Banteng Papua Tengah Tekuk Sulawesi Selatan 2-0 di Soekarno Cup 2026

BANGKALAN – Banteng Papua Tengah meraih kemenangan 2-0 atas Banteng Sulawesi Selatan dalam lanjutan Soekarno Cup ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gerakkan Struktur di Flores, Rumah Partai Jadi Posko Pengungsian

PDI Perjuangan menggerakkan struktur di Manggarai Timur, Sikka, dan Nagekeo membantu korban gempa Flores. ...