Kamis
16 Juli 2026 | 5 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersifat Universal, Diana Sasa: Pancasila Bisa Diterapkan di Negara Lain

pdip-jatim-220601-dav-reog-sasa

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Diana Amaliah Verawatiningsih menegaskan, Pancasila adalah falsafah negara yang nilainya universal. Dia percaya, Pancasila bisa menjadi ideologi yang cocok diterapkan di negara lain.

“Karena nilai-nilai Pancasila ini sebenarnya bersifat universal, bisa diterima secara umum. Sekarang saja banyak negara lain yang melakukan study terhadap Pancasila karena melihat Indonesia yang demikian heterogen tetap terjaga persatuannya,” kata Diana.

Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri Gelar Budaya Reog Ponorogo bersama Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan Magetan, di Wisma Perjuangan, Kecamatan Sukomoro, Magetan, Rabu (1/6/2022).

Gelar Budaya Reog Ponorogo itu bersamaan momentumnya dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

“Salah satu dari unsur Pancasila adalah menghargai perbedaan dan keragaman, baik adat istiadat, seni budaya, suku, agama, kuliner, dan sebagainya,” tambah legislator yang akrab disapa Diana Sasa ini.

Dia menjelaskan, keragaman budaya di republik ini salah satunya adalah Reog Ponorogo yang bisa masuk ke berbagai daerah. Bahkan di luar negeri pun ada.

“Reog Ponorogo tidak hanya ada di Jawa. Ada juga di luar Jawa seperti di Kalimantan, Sumatra serta di berbagai tempat lainnya. Di luar negeri pun juga ada seperti di Malaysia yang dibawa oleh perantau asal Indonesia,” terangnya.

Dirinya memiliki keyakinan Pancasila merupakan ideologi yang tidak hanya cocok di Indonesia saja. Di masa depan tidak tertutup kemungkinan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban karena Pancasila ditiru bangsa lain.

Karena itu, imbuh Diana, jika ada pihak-pihak yang tidak setuju terhadap Pancasila maka itu sebuah kemunduran.

“Indonesia bisa menjadi pusat peradaban, karena contoh – contoh perikehidupan berbangsa dan bernegaranya saling menghargai dan saling menghormati, berketuhanan, mengedepankan musyawarah, dan berkeadilan. Itu semua sudah tercermin di dalam Pancasila yang merupakan sari pati sendi-sendi kehidupan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Di sela acara gelar budaya, Diana Sasa memberikan secara gratis bakso, gulali dan es puter bagi penonton yang hadir pada acara tersebut.

“Karena ini pesta rakyat saya ingin bergembira dan saya membagikan apa yang bisa dinikmati bersama, berbagi rezeki ajalah,” ujarnya. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Minta Peningkatan PAD Tak Membebani Rakyat

DPRD Kabupaten Trenggalek meminta pemerintah daerah meningkatkan PAD secara kreatif tanpa membebani masyarakat, ...
EKSEKUTIF

Harga Telur dan Daging Ayam di Ngawi Merangkak Naik, Pemkab Gelar Pasar Murah

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Mulai Musran dan Musanran, Diana Sasa: Panaskan Mesin Partai, Perkuat Pengabdian Untuk Rakyat

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan resmi memulai pelaksanaan Musyawarah Ranting ...
KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...