Senin
20 Juli 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bekerja Sama dengan PTPN XII, Bupati Ipuk Kembangkan Destinasi Wisata Glenbaru

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-14032023

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menawarkan paket wisata Glenbaru (Kecamatan Glenmore dan Kalibaru) dengan menjelajah perkebunan dengan pemandangan bukit dan Gunung Raung di Banyuwangi selatan.

Dengan paket wisata Glenbaru, para pengunjung dapat menikmati sensasi pemandangan alam perkebunan kakao dan kopi serta situs-situs bersejarah.

“Wilayah Kecamatan Glenmore dan Kalibaru menjadi destinasi wisata yang akan kami kembangkan secara masif,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat peluncuran paket wisata Glenbaru bersama Direktur PT Perkebunan Nusantara XII Peni Siwi di Doesoen Kakao, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Minggu (12/3/2023).

Perkebunan yang bisa dijelajahi di Kecamatan Glenmore dan Kalibaru, meliputi kebun kakao dan kopi. Panorama serba hijau dengan pemandangan bukit dan Gunung Raung bakal memanjakan mata para pengunjung. Selain itu, wisatawan juga bakal diajak ke Doesoen Kakao tempat pengolahan cokelat yang dikelola oleh PTPN XII.

Menurut Bupati Ipuk, pengunjung bisa melihat langsung pengolahan kakao dari hulu hingga hilir, dan termasuk mengenal kakao edel, salah satu varian kakao terbaik dan termahal di dunia. Ada juga tempat eksplorasi peternakan sapi perah dan produksi keju di Pusat Edukasi Sapi Perah di Kecamatan Kalibaru.

“Pengunjung bisa seru-seruan memerah susu langsung dari sapi-sapi di peternakan, dan sekaligus mencicip produk olahannya berupa minuman susu dan keju mozzarella,” jelas Bupati Ipuk.

Tak hanya itu, tambah Bupati Ipuk, pengunjung juga akan diajak untuk mengeksplorasi situs-situs bersejarah. Salah satunya situs Antaboga, yakni tempat beribadah beragam jenis agama yang terletak di lereng Gunung Raung. Ada juga tempat perkebunan Jatirono dan Turbin yang merupakan perkebunan kuno zaman Belanda.

Politisi PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, paket wisata Glenbaru akan melengkapi destinasi gunung dan pantai yang sudah lebih dulu eksis di Banyuwangi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Yanuarto Bramuda, mengatakan, wisata Glenbaru ditawarkan dengan paket tiga hari dua malam dengan tarif mulai dari Rp1.000.000 per orang, sudah termasuk biaya makan-minum kuliner khas dan biaya menginap di hotel.

Menurut Bramuda, wilayah Glenmore-Kalibaru sebenarnya memiliki banyak potensi wisata. Hanya saja, setiap destinasi bergerak parsial. Dengan ditawarkan dalam bentuk paket, ia berharap destinasi di dua kecamatan, itu akan lebih menarik bagi wisatawan.

“Glenmore dan Kalibaru ini kalau dieksplorasi akan menarik bagi dunia wisata. Wisatawan mancanegara dan lokal yang senang dengan sensasi berlibur yang membaur dengan alam, yang senang healing di perkebunan dan situs sejarah, pasti akan menyukainya,” jelasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...