Sabtu
12 September 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini PU Fraksi terhadap Raperda APBD Sidoarjo Tahun 2023

pdip-jatim-dprd-sidoarjo-240921-sudjalil

SIDOARJO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo, dalam sikap resminya yang dituangkan dalam pandangan umum fraksi memberikan catatan maupun usulan terhadap rancangan perda APBD Sidoarjo Tahun 2023.  

Sekretaris Fraksi, Sudjalil, pada Sabtu (22/10/2022) mengatakan, berbagai persoalan terkait langsung dengan masyarakat menjadi catatan penting fraksi dalam pendangan umum yang ia bacakan pada sidang paripurna di gedung dewan, Jumat (21/10).

Diantaranya, jelas Sudjalil, tentang Program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (Kurma) yang menyerap anggaran senilai hampir Rp 15 miliar. Pada prakteknya pada tahun ini, dinilai masih belum tepat sasaran.

Fraksi meminta kepada eksekutif untuk memastikan dana dari program ini betul-betul sampai kepada sasaran.

“Jangan sampai terjadi pungli terhadap pelaku usaha yang mengajukan” ujar juru bicara fraksi, Sudjalil. 

Fraksi meminta kepada eksekutif, dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mengalokasikan anggaran guna pemberian insentif bagi perangkat RT-RW. 

Fraksi juga meminta eksekutif untuk menambah anggaran guna pengadaan sarana dan prasarana tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). Mengingat masih belum tuntasnya sistem pengelolaan sampah.

“Dengan begitu tumpukan sampah di TPA Jabon akan lebih terkendali dan masa fungsinya akan lebih Panjang,” tandas Sudjalil. 

Sementara untuk pengelolaan parkir rang rencananya bekerjasama dengan pihak swasta, Fraksi PDI Perjuangan meminta pengelolaan parker harus ditetapkan pada 1 Januari 2023.

“Jadi uang masuknya bisa utuh untuk menambah pendapatan daerah,” kata wakil rakyat asal Krian ini. 

Untuk urusan kesehatan, Fraksi meminta ada penambahan puskesmas setidaknya 3 unit. Juga terkait penanganan stunting yang saat ini masih dilakukan parsial.

Sementara untuk program normalisasi sungai dan saluran air, fraksi meminta dilakukan dengan sistem swakelola.

“Sehingga tidak hanya menuntaskan masalah pengaturan air tapi juga memberdayakan masyarakat yang berujung pada kesejahteraan sosial,” tandasnya. 

Tak kalah penting, fraksi meminta revitalisasi pasar-pasar tradisional agar tidak terlihat kotor dan kumuh seperti saat sekarang. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...