Rabu
15 Juli 2026 | 6 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Penjelasan Bupati Ngawi Soal Serapan Anggaran Covid-19 Tahun 2020

pdip-jatim-bupati-ngawi-160721-ony-anwar-harsono-a

NGAWI – Rapat paripurna agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Ngawi membahas pertanggungjawaban APBD 2020 digelar, Kamis (15/7/2021). Fraksi-fraksi memberikan apresiasi atas raihan opini wajar tanpa pengecualian ke-8 dari BPK yang diterima pemkab.    

Ditemui usai rapat, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan perihal serapan anggaran refocusing tahun 2020 dari OPD untuk penanganan Covid-19 yang hanya mencapai 63,3 persen yang sempat ditanyakan salah satu fraksi.

Soal itu, Bupati yang diusung PDI Perjuangan ini mengatakan, tidak ada aturan khusus yang mengatur bahwa anggaran refocusing untuk penanganan Covid-19 harus dihabiskan.

“Yang jelas bagaimana Kabupaten/kota bisa melakukan penanggulangan Covid-19 se-fektif dan se efisien mungkin,” jelas Bupati Ony.

Bupati Ony menambahkan, sejauh ini tidak ada aturan baik dari Kemenkeu ataupun dari Pusat untuk anggaran refocusing penanganan Covid-19 harus dihabiskan. Fraksi-fraksi mengapresiasi

Lebih lanjut, Bupati Ony juga menjelaskan mengenai penganggaran untuk penanganan Covid-19 di tahun selanjutnya. Ony Anwar Harsono mengatakan, juga telah melakukan refocusing untuk hal itu.

Bupati Ony kembali menegaskan, bahwa tidak ada arahan untuk anggaran refocusing penanganan Covid-19 harus dihabiskan.

“Kita asitensi dengan Kemenkeu, kalau bisa menghemat anggaran melalui refocusing di OPD, dengan kegiatan gotong royong misalnya, maka SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) dari refocusing bisa untuk infrastruktur di tahun berikutnya,” beber Bupati Ony.

Sementara itu, untuk anggaran Covid-19 dari refocusing di tahun 2020, disebutkan Bupati Ony dari Rp 60-an miliar, terserap sekira Rp 40-an miliar. “Sisanya sudah masuk SILPA, tahun ini kurang lebih ada 72 miliar rupiah,” ujar Bupati Ony.

Selain itu, saat rapat paripurna DPRD kemarin, seluruh fraksi juga memberikan apresiasi raihan wajar tanpa pengecualian (WTP) ke-8 yang diterima Pemkab Ngawi.

“Fraksi DPRD Ngawi memberikan apresiasi atas raihan WTP ke delapan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Ngawi tahun anggaran 2020 oleh BPK,” ujar Bupati Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPRD Jember Kaji Obligasi Daerah untuk Perkuat Fiskal di Tengah Berkurangnya Transfer Pusat

DPRD Jember mulai mengkaji penerapan obligasi daerah atau municipal bond sebagai alternatif pembiayaan pembangunan ...
KRONIK

Perkuat Sinergitas Antarlembaga, Komisi I DPRD Banyuwangi Kunker ke Lapas

BANYUWANGI – Komisi I DPRD Banyuwangi melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Banyuwangi ...
KRONIK

Gen Z dan Karang Taruna Motor Ekonomi Kreatif Kampung, Anas: Beri Kesempatan Seluas-luasnya

SURABAYA – Generasi muda dinilai memiliki peran krusial dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat. Karang ...
KRONIK

Empat SD Negeri di Ponorogo Nihil Siswa Baru, Riyanto Minta Dindik Siapkan Solusi

PONOROGO – Empat sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo tidak mendapatkan satu pun siswa baru pada ...
LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...