Rabu
09 September 2026 | 7 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Begini Penjelasan Bupati Ngawi Soal Serapan Anggaran Covid-19 Tahun 2020

pdip-jatim-bupati-ngawi-160721-ony-anwar-harsono-a

NGAWI – Rapat paripurna agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Ngawi membahas pertanggungjawaban APBD 2020 digelar, Kamis (15/7/2021). Fraksi-fraksi memberikan apresiasi atas raihan opini wajar tanpa pengecualian ke-8 dari BPK yang diterima pemkab.    

Ditemui usai rapat, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menjelaskan perihal serapan anggaran refocusing tahun 2020 dari OPD untuk penanganan Covid-19 yang hanya mencapai 63,3 persen yang sempat ditanyakan salah satu fraksi.

Soal itu, Bupati yang diusung PDI Perjuangan ini mengatakan, tidak ada aturan khusus yang mengatur bahwa anggaran refocusing untuk penanganan Covid-19 harus dihabiskan.

“Yang jelas bagaimana Kabupaten/kota bisa melakukan penanggulangan Covid-19 se-fektif dan se efisien mungkin,” jelas Bupati Ony.

Bupati Ony menambahkan, sejauh ini tidak ada aturan baik dari Kemenkeu ataupun dari Pusat untuk anggaran refocusing penanganan Covid-19 harus dihabiskan. Fraksi-fraksi mengapresiasi

Lebih lanjut, Bupati Ony juga menjelaskan mengenai penganggaran untuk penanganan Covid-19 di tahun selanjutnya. Ony Anwar Harsono mengatakan, juga telah melakukan refocusing untuk hal itu.

Bupati Ony kembali menegaskan, bahwa tidak ada arahan untuk anggaran refocusing penanganan Covid-19 harus dihabiskan.

“Kita asitensi dengan Kemenkeu, kalau bisa menghemat anggaran melalui refocusing di OPD, dengan kegiatan gotong royong misalnya, maka SILPA (sisa lebih pembiayaan anggaran) dari refocusing bisa untuk infrastruktur di tahun berikutnya,” beber Bupati Ony.

Sementara itu, untuk anggaran Covid-19 dari refocusing di tahun 2020, disebutkan Bupati Ony dari Rp 60-an miliar, terserap sekira Rp 40-an miliar. “Sisanya sudah masuk SILPA, tahun ini kurang lebih ada 72 miliar rupiah,” ujar Bupati Ony.

Selain itu, saat rapat paripurna DPRD kemarin, seluruh fraksi juga memberikan apresiasi raihan wajar tanpa pengecualian (WTP) ke-8 yang diterima Pemkab Ngawi.

“Fraksi DPRD Ngawi memberikan apresiasi atas raihan WTP ke delapan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Ngawi tahun anggaran 2020 oleh BPK,” ujar Bupati Ony. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...