Rabu
23 September 2026 | 5 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Konflik Iran-Israel, Daniel Dorong Pemprov Jatim Wujudkan Kemandirian Pangan

pdip-jatim-daniel-rohi-170720

SURABAYA – Stabilitas politik global, terutama di wilayah Timur Tengah, semakin memanas. Terbaru, Iran dan Israel saling menggencarkan serangan secara masif sejak pertengahan April lalu, yang membuat keadaan semakin bergejolak.

Berkaca terhadap kejadian perang antara Rusia dan Ukraina, tentu keadaan yang terjadi di wilayah Timur Tengah tersebut berpotensi punya efek negatif yang akan melebar ke berbagai sektor.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi B DPRD Jatim, Daniel Rohi, menyatakan bahwa konstelasi politik global yang saat ini melibatkan Iran dan Israel jangan sampai dianggap remeh.

“Meskipun gejolak politik tidak terjadi di Indonesia, kita jangan sampai menganggap remeh kondisi tersebut, karena bisa saja muncul efek domino jika konflik terjadi berkepanjangan,” ujar Daniel di Surabaya, Selasa (23/4/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, sektor ekonomi akan menjadi yang paling terdampak jika konflik Iran dan Israel tidak kunjung mereda.

“Bisa saja nanti nilai mata uang rupiah semakin melemah, menyebabkan harga BBM meningkat. Kalau sudah begini, industri dalam negeri akan sangat terdampak, terutama yang memanfaatkan bahan produksi impor,” jelasnya.

Daniel menambahkan, jika sektor ekonomi sudah terdampak akibat perang antara Iran dan Israel, maka akan turut mengganggu penggerak ekonomi dalam negeri.

“Penggerak ekonomi itu ada belanja rumah tangga, belanja pemerintah, dan ekspor. Jika perekonomian terganggu, daya beli akan rendah. Harga semuanya naik dikhawatirkan menyebabkan ekonomi jadi tidak berputar,” tambahnya.

Untuk itu, Daniel meminta kepada Pemprov Jatim agar melakukan beberapa langkah antisipatif dan inovasi untuk menghadapi kondisi politik global yang semakin tidak menentu.

“Pemprov perlu ikut memajukan industri, bisa memberi bantuan modal, mewujudkan kemandirian pangan dan perlu membuat sistem distribusi bahan pokok agar terjamin dan terkendali harganya di tengah situasi yang tidak menentu seperti saat ini,” pungkasnya. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Targetkan 3–5 Sekolah Tiap Wilayah Dapil 7 Miliki Marching Band

Guntur Wahono menargetkan setiap wilayah di Dapil 7 Jatim memiliki 3–5 sekolah dengan fasilitas marching band dan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Wisata Alam Pegunungan Trenggalek Dipadu Kuliner

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pengembangan wisata alam pegunungan yang dipadukan kuliner untuk ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia Usai Banjir Bandang Solok

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat antisipasi ...
EKSEKUTIF

Eri Buka Keringanan Sanksi bagi Pembongkar Jaringan Pungli di Pemkot Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membuka peluang keringanan sanksi bagi pegawai yang terlibat pungutan ...