SUMENEP – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, mengajak seluruh kader PKK memperkuat persatuan dan menghapus sekat perbedaan demi meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Nia saat silaturahmi TP PKK Kabupaten Sumenep bersama seluruh pengurus PKK kecamatan di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara (Gedung KORPRI) Kabupaten Sumenep, Selasa (4/11/2026).
Menurut Nia, kekuatan organisasi tidak hanya bertumpu pada program, tetapi juga kebersamaan, solidaritas, dan kesediaan untuk saling menguatkan.
“PKK harus menjadi rumah bersama. Tidak boleh ada sekat yang membuat kita terpecah dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, seluruh jajaran PKK memiliki tanggung jawab yang sama untuk bergerak searah. Perbedaan justru harus menjadi kekuatan dalam membangun organisasi.
“Jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang. Kita memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan manfaat dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Sumenep,” jelas Nia.
Ia juga mengungkapkan, silaturahmi menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional sekaligus memperkuat komunikasi antarpengurus di setiap tingkatan.
“Melalui kebersamaan, ukhuwah akan semakin kuat. Koordinasi juga harus terus dibangun agar setiap program PKK berjalan selaras dan tepat sasaran,” terangnya.
Nia berharap, semangat persatuan tidak berhenti dalam kegiatan silaturahmi. Ia berharap, seluruh kader PKK menerapkannya melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.
“Soliditas adalah modal utama kita. Mari bergerak bersama, saling mendukung, dan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













