Rabu
04 November 2026 | 6 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Sadarestuwati Ajak Masyarakat Jaga Kemandirian Pangan

PDIP-Jatim-Sadarestuwati-18032026

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Sadarestuwati, membagikan bantuan sembako kepada ratusan warga dan tukang becak di sejumlah desa di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, pada Selasa (17/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya kemandirian pangan dan penghematan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, masyarakat desa perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan energi rumah tangga.

“Kalau hidup di desa, ketika tidak ada gas LPG, kita masih bisa menggunakan kayu atau cara tradisional. Saya sendiri juga mulai menyiapkan diri untuk itu. Jangan sampai ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, kita tidak siap,” ujarnya.

Ia juga mendorong warga memanfaatkan lahan di sekitar rumah sebagai sumber pangan alternatif, seperti menanam sayuran dan umbi-umbian untuk kebutuhan sehari-hari.

“Semua harus mempersiapkan diri, termasuk bagaimana memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah untuk ditanami sayur, umbi-umbian, dan lainnya. Paling tidak bisa menjadi cadangan pangan untuk diri sendiri dan keluarga,” jelasnya.

Selain itu, Sadarestuwati juga menyoroti dampak kondisi geopolitik global terhadap stabilitas ekonomi nasional, termasuk konflik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi pasokan energi.

“Kita tidak tahu apakah konflik di Timur Tengah ini akan melebar atau segera selesai. Yang jelas, masyarakat yang paling dirugikan dari perang adalah rakyat kecil,” terangnya.

Ia menyebut ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, termasuk gas LPG, menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh masyarakat.

“Gas LPG kita masih sepenuhnya impor, termasuk dari Amerika. Ini yang menuntut kita untuk mulai mandiri, baik dalam pangan maupun energi sederhana,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sadarestuwati berharap bantuan sembako yang diberikan tidak hanya membantu masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong kesadaran untuk membangun ketahanan diri menghadapi situasi global yang tidak menentu. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Agus Wicaksono Buka KLIK DALAK di Lumajang, Tegaskan Investasi Harus Berdampak bagi Masyarakat

LUMAJANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Agus Wicaksono, secara resmi membuka kegiatan Klinik ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siapkan Intervensi Ekonomi di Kawasan Rawan Narkoba Surabaya

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan intervensi ekonomi dan pemberdayaan UMKM di kawasan rawan ...
LEGISLATIF

Polemik Jam Operasional Pasar Buah Tanjungsari, Syaifuddin Zuhri Buka Peluang Revisi Perda

SURABAYA – Polemik pembatasan jam operasional Pasar Buah Tanjungsari mendorong DPRD Surabaya membuka peluang revisi ...
KRONIK

Kemiskinan Banyuwangi Terus Menyusut, 5 Tahun Turun dari 8,07 Jadi 5,6 Persen

BANYUWANGI – Upaya penanggulangan kemiskinan yang menjadi salah satu prioritas Bupati Banyuwangi, Ipuk ...
LEGISLATIF

Reses di Purwodadi, Eko Herdiyanto Soroti Kebutuhan Pompa Air untuk Atasi Banjir

MALANG – Kebutuhan pompa air untuk mengatasi genangan banjir di Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Blimbing, menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...