Senin
08 Juni 2026 | 7 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angka Stunting Terus Turun, Renny Apresiasi Kinerja Pemkab Kediri

pdip-jatim-221016-wara-reses-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Kediri dalam penanganan kasus stunting.

Hal ini dia sampaikan saat menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (Reses) 2022 , di Balai Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Minggu (16/10/2022).

“Saya akan keliling dengan pendamping PKH (program keluarga harapan) di seluruh Kabupaten Kediri di tahun 2023 agar stunting terus turun menjadi 1 digit,” kata Renny Pramana.

Legislator PDI Perjuangan yang membidangi kesejahteraan rakyat ini ingin para ibu rumah tangga serta pendamping PKH intens membantu Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mengurangi kasus stunting.

“Cegah dan tangani stunting. Maka di kesempatan yang baik ini, kebetulan saya di komisi E salah satu mitra kerja Dinas Sosial. Saya ditugaskan untuk bersama sama teman-teman pendamping PKH bagaimana stunting bisa turun 1 digit,” tuturnya.

“Pada awal dulu kan 20 sekian persen. Ini saya sudah dengar sudah turun menjadi sekitar 14 persen. Mudah-mudahan tahun depan bisa turun menjadi 1 digit. Sehingga semakin hari kasus stunting di Kabupaten Kediri menjadi zero stunting,” pungkas legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Apa yang dikatakan Renny dibenarkan oleh Camat Badas Prasetyo Iswahyudi. Menurutnya, penderita stunting pada bulan timbang kemarin, ada penurunan menjadi di kisaran 11 persen.

“Ini tetap kita genjot melalui kegiatan-kegiatan di pemerintah desa, dengan mengoptimalkan program Srikandi Biru, kader pendamping keluarga, maupun melalui anggaran-anggaran di pemerintah desa,” jelas Prasetyo.

Penderita stunting di wilayah Kecamatan Badas, sebutnya, lebih dominan dikarenakan pola pengasuhan dari orangtua. “Kita juga mencegah adanya ibu hamil dalam kondisi kesehatannya kurang memenuhi syarat. Nanti kita tingkatkan melalui Srikandi Biru itu,” katanya.

Srikandi Biru merupakan kader yang dibentuk istri Bupati Kediri selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri. Srikandi Biru ini ada di setiap kecamatan dan desa.

Teknisnya, para kader ini berkoordinasi lintas sektor, baik Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan dengan tujuan untuk mencegah sekaligus terlibat dalam penanganan stunting.

“Termasuk kolaborasi lintas sektor, baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta dari KUA. Kita semua terlibat menjadi satu kesatuan,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk Lindungi Industri Manufaktur

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendesak pemerintah menyiapkan langkah mitigasi konkret untuk menjaga daya ...
KRONIK

Bupati Ipuk Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Progres 75 Persen

BANYUWANGI – Pemerintah pusat membangun Sekolah Rakyat (SR) di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya ...
KABAR CABANG

Harlah Bung Karno, BPEK Tuban “Ngangsu Kaweruh” Ideologi dan Ekonomi Kreatif di Blitar

KOTA BLITAR – Memperingati hari kelahiran Soekarno, Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pemberdayaan ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...