Kamis
22 Oktober 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Angka Stunting Terus Turun, Renny Apresiasi Kinerja Pemkab Kediri

pdip-jatim-221016-wara-reses-1

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Kediri dalam penanganan kasus stunting.

Hal ini dia sampaikan saat menggelar kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (Reses) 2022 , di Balai Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Minggu (16/10/2022).

“Saya akan keliling dengan pendamping PKH (program keluarga harapan) di seluruh Kabupaten Kediri di tahun 2023 agar stunting terus turun menjadi 1 digit,” kata Renny Pramana.

Legislator PDI Perjuangan yang membidangi kesejahteraan rakyat ini ingin para ibu rumah tangga serta pendamping PKH intens membantu Pemerintah Kabupaten Kediri untuk mengurangi kasus stunting.

“Cegah dan tangani stunting. Maka di kesempatan yang baik ini, kebetulan saya di komisi E salah satu mitra kerja Dinas Sosial. Saya ditugaskan untuk bersama sama teman-teman pendamping PKH bagaimana stunting bisa turun 1 digit,” tuturnya.

“Pada awal dulu kan 20 sekian persen. Ini saya sudah dengar sudah turun menjadi sekitar 14 persen. Mudah-mudahan tahun depan bisa turun menjadi 1 digit. Sehingga semakin hari kasus stunting di Kabupaten Kediri menjadi zero stunting,” pungkas legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.

Apa yang dikatakan Renny dibenarkan oleh Camat Badas Prasetyo Iswahyudi. Menurutnya, penderita stunting pada bulan timbang kemarin, ada penurunan menjadi di kisaran 11 persen.

“Ini tetap kita genjot melalui kegiatan-kegiatan di pemerintah desa, dengan mengoptimalkan program Srikandi Biru, kader pendamping keluarga, maupun melalui anggaran-anggaran di pemerintah desa,” jelas Prasetyo.

Penderita stunting di wilayah Kecamatan Badas, sebutnya, lebih dominan dikarenakan pola pengasuhan dari orangtua. “Kita juga mencegah adanya ibu hamil dalam kondisi kesehatannya kurang memenuhi syarat. Nanti kita tingkatkan melalui Srikandi Biru itu,” katanya.

Srikandi Biru merupakan kader yang dibentuk istri Bupati Kediri selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri. Srikandi Biru ini ada di setiap kecamatan dan desa.

Teknisnya, para kader ini berkoordinasi lintas sektor, baik Dinas Kesehatan maupun Dinas Pendidikan dengan tujuan untuk mencegah sekaligus terlibat dalam penanganan stunting.

“Termasuk kolaborasi lintas sektor, baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta dari KUA. Kita semua terlibat menjadi satu kesatuan,” ujarnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...