oleh

Anak Wajib Punya KIA, Ini Alasannya

pdip-jatim-mendagri-tjahjo-kumoloJAKARTA – Pemerintah perlu memiliki data valid mengenai jumlah penduduk Indonesia. Itu alasan diwajibkannya anak memiliki kartu identitas anak (KIA).

Selain itu, menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, dengan KIA, pemerintah juga ingin melatih anak-anak lebih mandiri.

“Di setiap desa, kami ingin punya berapa data jumlah penduduk, laki-laki, wanita, dan berapa penduduk yang usianya di bawah 17 tahun,” kata Tjahjo, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat kemarin.

Tjahjo menegaskan, WNI usia dewasa wajib memiliki KTP untuk mengurus SIM, Paspor, dan lainnya. Sedang WNI usia di bawah 17 tahun juga memerlukan KIA untuk mengurus pembukaan rekening bank, paspor, dan lainnya.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menegaskan, pembuatan KIA tidak dikenakan biaya. Untuk itu, Tjahjo menyarankan agar masyarakat menolak bila ada oknum petugas yang minta sejumah uang untuk keperluan pendataan tersebut.

Dia juga minta masyarakat memberikan kontrol kepada para petugas di kelurahan/desa serta kecamatan bila mereka meminta bayaran untuk keperluan KIA ini. “Satu rupiah pun harus ditolak. Ini juga anggaran dari rakyat,” katanya.

Tjahjo menambahkan, keberadaan KIA juga akan menguatkan data kependudukan dan dikoordinasikan dengan Kementerian Sosial, Polri, dan lainnya.

Kemendagri memberlakukan aturan kependudukan baru mulai 2016. Balita dan anak-anak kini wajib memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai salah satu pemenuhan administrasi kependudukan.

KIA adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah, yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat.

Selain itu, KIA juga bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik, serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara.

KIA yang akan diberikan dibagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama untuk anak yang berusia 0 sampai dengan 5 tahun. Sementara itu, jenis yang kedua untuk anak yang berusia 5 sampai dengan 17 tahun. (goek/*)