Rabu
02 September 2026 | 2 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agatha Minta Pemerintah dan Masyarakat Tetap Waspadai Penyebaran Covid-19

pdip-jatim-agatha-reses-090521-2

SURABAYA – Anggota Fraksi DPRD Provinsi Jatim, Agatha Retnosari, meminta pemerintah dan masyarakat tetap berhati-hati dan waspada akan penyebaran Covid-19, meskipun Kota Surabaya telah memasuki zona orange pada Rabu (11/8/2021) yang kemudian disusul oleh kota/kabupaten lainnya.

Adanya beberapa penyesuaian dan pelonggaran, diharapkan tidak menyebabkan adanya lonjakan mobilitas masyarakat yang dapat memicu timbulnya kasus baru. Menurut Agatha, hal ini menjadi penting agar ekonomi rakyat, khususnya ekonomi rakyat kecil, masih bisa terus bergerak.

Untuk itu Agatha meminta semua pihak mau tidak mau harus terus taat disiplin protokol kesehatan, terutama pemakaian masker, mencuci tangan atau mengenakan handsanitizer, serta jaga jarak.

“Selama ini kasus bisa berhasil ditekan saat mobilitas manusia ditekan. Nah, sekarang harus naik kelas, bagaimana caranya mobilitas manusia diperlonggar pelan-pelan, tapi timbulan kasus baru juga bisa ditekan?” ujarnya, Senin (23/8/2021).

“Maka, selain terus menggencarkan vaksinasi, harus dibarengi dengan penegakan disiplin masker double dipakai dengan benar. Sambil memantau timbulan kasus baru. Semoga herd immunity bisa segera dicapai. Dan kita bisa keluar dari krisis pendemi bersama,” sambung politisi PDI Perjuangan ini.

Selain itu, anggota Komisi B DPRD Jatim ini juga meminta para pedagang memiliki kesadaran diri untuk terus menerapkan protokol kesehatan ketika beraktivitas, utamanya saat di pasar atau pusat keramaian agar tak ada lagi penyebaran Covid-19 yang dapat membuat pendapatan mereka turun lantaran adanya pembatasan mobilitas.

“Mari kita benahi di hulunya. Rajin pakai masker dengan benar dan disiplin agar kita semua tetap bisa mengais rejeki bersama,” imbaunya.

Di sisi lain, Agatha mengapresiasi pemerintah kota maupun kabupaten yang tanggap dan siap dengan skenario terburuk jika terjadi lonjakan kasus dengan menambah rumah sakit darurat serta tempat isolasi terpadu (isoter) untuk pasien Covid-19.

“Meski kasus sudah melandai pemerintah tetap siaga dan waspada agar mampu menghadapi lonjakan kasus. Dan akan lebih baik jika lonjakan kasus bisa diantisipasi dengan perbanyak vaksin dan khususnya disiplin masker, terutama di semua ruang publik dan pusat keramaian masyarakat,” tandasnya. (dhani/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...
KRONIK

Ketua Pansus 2 DPRD Tulungagung Tekankan Perda Kesejahteraan Sosial Harus Berdampak Nyata

TULUNGAGUNG – Ketua Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro, menekankan bahwa Perda ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...