Selasa
01 September 2026 | 9 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

pdip jatim 260604 pra bimtek bude

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 lokasi sekolah yang telah masuk inventarisasi kebutuhan ZoSS, baru 26 titik yang tercatat pernah dilengkapi fasilitas keselamatan tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Dishub Kabupaten Malang untuk segera memetakan sekolah-sekolah yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan paling tinggi.

Menurut Dewanti, pemetaan diperlukan agar pembangunan ZoSS tidak dilakukan secara sporadis, melainkan berdasarkan tingkat risiko dan kebutuhan keselamatan pelajar.

“Banyak kawasan sekolah di Kabupaten Malang yang berhadapan langsung dengan jalan raya utama atau jalan dengan arus lalu lintas yang sangat padat. Ini sangat rawan bagi anak-anak kita. Kabupaten Malang sangat membutuhkan adanya Zona Selamat Sekolah (ZoSS) untuk meminimalisasi risiko kecelakaan,” ungkap Dewanti, Selasa (1/9/2026).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut mengatakan, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kabupaten Malang semakin padat seiring meningkatnya volume kendaraan. Situasi tersebut membuat kawasan sekolah yang berada di jalur utama membutuhkan perhatian lebih dalam aspek keselamatan.

Karena itu, penyediaan ZoSS dinilai perlu menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dan instansi terkait, terutama di sekolah-sekolah yang berada pada ruas jalan dengan tingkat risiko kecelakaan tinggi.

Dewanti menjelaskan, ZoSS tidak cukup hanya berupa marka jalan. Fasilitas tersebut harus dibangun secara komprehensif sehingga benar-benar mampu menciptakan kawasan sekolah yang aman bagi pelajar.

Sejumlah fasilitas pendukung yang diperlukan antara lain marka jalan dengan warna mencolok, pita penggaduh atau rumble strips, rambu peringatan, serta pengaturan dan pembatasan kecepatan kendaraan yang melintas di sekitar sekolah.

“Keselamatan generasi penerus kita tidak bisa ditawar. Infrastruktur jalan yang aman di lingkungan sekolah adalah hak anak-anak yang harus segera dipenuhi oleh pemerintah,” tegasnya.

Menurut Dewanti, keberadaan fasilitas tersebut bertujuan membuat pengendara lebih waspada dan memperlambat laju kendaraan ketika memasuki kawasan sekolah. Dengan begitu, interaksi antara kendaraan dan aktivitas pelajar dapat berlangsung lebih aman.

Ia menilai data 190 titik kebutuhan ZoSS harus segera ditindaklanjuti dengan pemetaan prioritas. Tidak semua lokasi harus diperlakukan sama karena tingkat kepadatan lalu lintas dan potensi risiko kecelakaan di setiap sekolah berbeda.

“Dishub Provinsi Jawa Timur perlu duduk bersama dengan Dishub Kabupaten Malang untuk melihat titik-titik mana yang paling rawan. Dari sana kita bisa menentukan prioritas pembangunan ZoSS,” ujarnya.

Dewanti berharap hasil pemetaan tersebut dapat menjadi dasar pengalokasian anggaran pada tahun anggaran mendatang. Sekolah yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi diharapkan menjadi prioritas pertama untuk mendapatkan fasilitas ZoSS.

Selain pembangunan infrastruktur keselamatan, ia juga mendorong adanya edukasi dan pengawasan lalu lintas di sekitar sekolah. Menurutnya, keselamatan pelajar membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat.

Dengan sinergi lintas instansi dan pemetaan berbasis risiko, Dewanti berharap kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan ZoSS di Kabupaten Malang dapat segera diperkecil.

Baginya, keselamatan anak-anak saat berangkat dan pulang sekolah tidak boleh menunggu sampai terjadi kecelakaan terlebih dahulu. Pemerintah harus hadir melalui infrastruktur dan sistem keselamatan yang mampu mencegah risiko sejak awal. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
KRONIK

Novita: Semangat Kebersamaan Hari Jadi Trenggalek Harus Jadi Energi Percepat Pembangunan

TRENGGALEK — Semangat kebersamaan dan gotong royong yang tercermin dalam peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten ...
LEGISLATIF

Raperda Disabilitas Jatim: Pemprov dan BUMD Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas Minimal 2%

SURABAYA — Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diwajibkan menjadi pelopor dalam ...
KABAR CABANG

DPC Gresik Bantu 20.000 Liter Air Bersih Warga Pesisir Terdampak Kekeringan

GRESIK – Kemarau panjang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gresik. ...
LEGISLATIF

PAK APBD 2026 Naik Rp149,62 M, DPRD Kota Malang Minta Anggaran Dikembalikan ke Rakyat

MALANG — Proyeksi kenaikan belanja daerah Kota Malang sebesar 6,03 persen atau Rp149,62 miliar dalam Perubahan APBD ...
LEGISLATIF

Komisi C DPRD Jatim Suntik Rp4,6 Miliar ke 23 OPD, Fuad: Untuk Optimalkan PAD

SURABAYA — Komisi C DPRD Jawa Timur merekomendasikan tambahan anggaran Rp4,6 miliar untuk 23 organisasi perangkat ...