Senin
20 Juli 2026 | 7 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agar Bansos Lebih Tepat Sasaran, Pemkab Trenggalek Perkuat Tata Kelola Data lewat MoU dengan BPS

pdip jatim 251122 mou nggalek bps

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola data daerah lewat penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Bupati Mochamad Nur Arifin di Hotel Grand Mercure Malang, Kamis (20/11/2025).

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari rangkaian penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan BPS pusat, yang diikuti seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ruang lingkup kerja sama mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data serta informasi statistik untuk memperkuat pembangunan daerah.

Kesepakatan ini sekaligus menjadi langkah nyata implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Penerapan DTSEN menekankan pentingnya validitas data untuk mendukung penyaluran berbagai intervensi pemerintah. Seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan pangan non tunai (BPNT), dan bantuan sosial lainnya, agar tepat sasaran kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang benar-benar berhak.

Dengan kolaborasi Pemkab Trenggalek dan BPS, pemutakhiran DTSEN diharapkan lebih sesuai kondisi riil di lapangan, serta mendukung integrasi program pusat dan daerah dalam penanggulangan kemiskinan.

Bupati Mochamad Nur Arifin mengungkapkan sejumlah poin dalam MoU ini sejatinya telah berjalan di Trenggalek melalui inovasi Gertak (Gerakan Tengok Bawah Masalah Kemiskinan) yang telah dilakukan hampir satu dekade terakhir.

“Kalau tadi bicara soal SLRT, penggerakan relawan, upgrading data, kita sudah memulainya 9 tahun yang lalu dengan gerakan Gertak. Jadi, tentu yang kita tandatangani tadi sesuatu yang sudah kita kerjakan, dan kita optimis akan lebih bagus lagi,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Ipin, Jumat (21/11/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini menambahkan, rencana pelaksanaan sensus ekonomi tahun depan akan semakin menguatkan kualitas tata kelola data dan pelayanan publik di Trenggalek.

“Datanya tentu akan lebih valid, memperkaya apa yang sudah kita punya selama ini,” tegasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...