Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Achmad Hidayat Dorong Generasi Muda Gelorakan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kepemimpinan

PDIP-Jatim-Achmad-Hidayat-31052022

SURABAYA – Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengatakan, membentuk personal branding kepemimpinan perlu dilakukan sejak dini. Hal tersebut bisa dimulai dari masa mahasiswa dengan terus membangun kesadaran kolektif dan membumikan nilai-nilai Pancasila.

“Pentingnya dibangun kesadaran kolektif dimulai dari kalangan mahasiswa dan pemuda sebagai agent of change untuk membumikan nilai-nilai pancasila,” ujarnya saat menjadi pembicara dalam Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM ) Tingkat Dasar yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik Universitas Negeri Surabaya, Senin (30/5/2022).

Menurutnya, Pancasila sebagai “way of life” bangsa Indonesia, masih sangat relevan dan kontekstual untuk diselami, dipelajari serta dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kawan-kawan ini akan menjadi “pekerjaan rumah” bagi kita semua untuk semakin memperkuat keindonesiaan kita dengan saling menghormati, menjunjung persatuan, dan menggelorakan semangat gotong royong,” ujar Achmad.

Karena itu, Wakil Kepala Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menjelaskan, peran mahasiswa sangatlah besar untuk masa depan, sehingga perlu cermat dan berhati-hati dalam mengambil langkah demi terjaganya proses pembangunan ke arah yang positif.

Ada sejumlah tantangan yang akan dihadapi. Pertama, arus teknologi informasi yang bisa membuat hanyut generasi muda dan menjadi korban dari sisi negatif kemajuan teknologi.

Kedua, fenomena kehadiran generasi milenial, yaitu generasi muda yang senantiasa penuh dengan ide-ide segar, namun di saat yang sama juga haus akan pengakuan. Generasi milenial memiliki selera, nilai-nilai, serta gelora yang berbeda dari generasi sebelumnya sehingga dibutuhkan pendekatan yang berbeda dalam penangannya.

Ketiga, kuatnya globalisasi yang mampu menggerus akar kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat dan semangat Nasionalisme yang mengalami degradasi.

Dirinya juga meminta, agar mahasiswa memupuk optimisme dan berani memiliki visi melanjutkan kepemimpinan untuk membawa pada kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Sehingga perlu berproses agar para mahasiswa dapat menjadi pribadi yang memiliki integritas, etos kerja dan semangat Kebersamaan.

“Dalam serat sastra gendhing tercatat istilah Swadana Maharjeng Tursita yang memiliki makna sebagai seorang pemimpin harus memiliki kompetensi, kecakapan, dan pandai membangun komunikasi,” tegas mantan aktivis GMNI tersebut. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...