Sabtu
27 Juni 2026 | 11 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Resmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya, Megawati Ingatkan untuk Antisipasi El Nino

20230726111853_IMG_3805_copy_920x567

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan semua pihak agar bersiap untuk menghadapi fenomena El nino yang terjadi pada Agustus hingga awal September mendatang.

“Ini kita akan masuk ke El Nino, mulai sekarang harus bersiap. El Nino itu kan kekeringan, lalu bagaimana kehidupan para petani kita kalau sawahnya kekeringan air? Dari mana airnya? Itu harus dipikirkan. Disini ada Pak Eri ada Bu Khofifah,” ujar Megawati dalam peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/7/2023).

“Mau bikin penyaringan air laut? Itu mahal sekali. Kami di BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) sudah membicarakan hal itu,” sambung Ketua Dewan Pengarah BRIN ini.

Terpisah, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati sebelumnya telah mengingatkan akan adanya ancaman gagal panen pada lahan pertanian tadah hujan imbas fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang mengakibatkan kekeringan. Situasi ini menurutnya berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional.

Berita terkait: Kebun Raya Mangrove Surabaya Diresmikan Megawati, Kepala BRIN: Pertama dan Satu-satunya di Indonesia

Dwikorita menyebut, fenomena El Nino dan IOD Positif saling menguatkan sehingga membuat musim kemarau tahun ini dapat menjadi lebih kering dan curah hujan pada kategori rendah hingga sangat rendah.

Puncak kemarau kering ini, diprediksi akan terjadi di bulan Agustus hingga awal bulan September dengan kondisi akan jauh lebih kering dibandingkan tahun 2020, 2021, dan 2022.

Sementara itu, saat kunjungannya ke Kota Malang, Jawa Timur, Senin (24/7/2023), Presiden Joko Widodo menginstruksikan pada pemerintah daerah untuk sering melakukan pasar murah bagi rakyat. Sebab, fenomena El Nino bisa berdampak pada gangguan pangan dan kesehatan.

”Sudah saya instruksikan kepada seluruh gubernur dan bupati/wali kota untuk memperbanyak pasar-pasar murah di daerah. Sebanyak-banyaknya,” kata Jokowi.

Baca juga: Antisipasi El Nino, Ngawi Siapkan 1.000 Hektar Lahan Penopang Produktivitas Pertanian

Selain pasar murah, Jokowi juga memerintahkan jajarannya yang memiliki anggaran untuk meningkatkan jumlah pemberian bantuan sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...